Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu

Sebelum perjalanan ke Bukittinggi September 2016 lalu, enggak pernah terpikir jika suatu hari nanti akan menginjakkan kaki di Provinsi Bengkulu. Rencana dadakan ke provinsi ini muncul di hari terakhirku di Bukittinggi. Saat aku sedang menjalarkan hangat ketiak ke kedua belah tangan di bawah selimut. Aku menatap plafon di kamar tidur berukuran 2×4 meter itu. Membentangkan peta imajiner di atasnya dan menghitung kemungkinan provinsi mana yang akan bisa kukunjungi lagi sebelum kembali ke Pulau Jawa. Kemungkinan terbesar adalah Lanjutkan membaca “Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu”

Iklan

Berjalan Kaki Melihat Ikon Kota Bukittinggi: Jam Gadang, Bung Hatta, Pasar Ateh, dan Lobang Jepang

Rumah Gadang
Rumah Gadang

Rasa senang membuncah ketika mobil yang aku tumpangi akhirnya tiba di Bukittinggi. Kota yang sudah kuimpikan untuk didatangi sejak 6 tahun yang lalu kini telah ada di segala penjuru. Ibu dari bahasa kampung ayah terdengar dari setiap mulut yang berbicara ketika mobil yang membawaku melewati sekolah dan pasar. Udara sejuk bertiup-tiup mengusap pipi sebagai ucapan selamat datang. Lanjutkan membaca “Berjalan Kaki Melihat Ikon Kota Bukittinggi: Jam Gadang, Bung Hatta, Pasar Ateh, dan Lobang Jepang”

%d blogger menyukai ini: