You Leave Me Speechless, Bengkulu.

“Traveling – leaves you speechless, then turn you into a storyteller.” – Ibn Battuta

Kawan-kawan, pernah nggak sih setelah melakukan perjalanan, kalian nggak mampu menuliskan pengalaman itu dalam jangka waktu yang cukup lama? Sekuat apa pun keinginan kalian mencoba untuk menuliskan kembali, tulisannya hanya mentok sampai dua paragraf doang. Atau bahkan nggak satu kata pun muncul saking berkesannya pada tempat yang baru kalian tinggali itu. Ini yang terjadi sama aku setelah meninggalkan Provinsi Bengkulu pada September 2016 lalu. Ya, 10 bulan yang lalu. Apakah ada yang mengalami hal serupa? :D

Lanjutkan membaca “You Leave Me Speechless, Bengkulu.”

Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu

Sebelum perjalanan ke Bukittinggi September 2016 lalu, enggak pernah terpikir jika suatu hari nanti akan menginjakkan kaki di Provinsi Bengkulu. Rencana dadakan ke provinsi ini muncul di hari terakhirku di Bukittinggi. Saat aku sedang menjalarkan hangat ketiak ke kedua belah tangan di bawah selimut. Aku menatap plafon di kamar tidur berukuran 2×4 meter itu. Membentangkan peta imajiner di atasnya dan menghitung kemungkinan provinsi mana yang akan bisa kukunjungi lagi sebelum kembali ke Pulau Jawa. Kemungkinan terbesar adalah Lanjutkan membaca “Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu”

Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu

Sebelum perjalanan ke Bukittinggi September 2016 lalu, enggak pernah terpikir jika suatu hari nanti akan menginjakkan kaki di Provinsi Bengkulu. Rencana dadakan ke provinsi ini muncul di hari terakhirku di Bukittinggi. Saat aku sedang menjalarkan hangat ketiak ke kedua belah tangan di bawah selimut. Aku menatap plafon di kamar tidur berukuran 2×4 meter itu. Membentangkan peta imajiner di atasnya dan menghitung kemungkinan provinsi mana yang akan bisa kukunjungi lagi sebelum kembali ke Pulau Jawa. Kemungkinan terbesar adalah Lanjutkan membaca “Azab Pedih Naik Bus Eksekutif Bukittinggi-Bengkulu”