Dusty Pink of Jaipur

Sindhi Camp Bus Station masih gelap ketika bus yang kutumpangi tiba di sana pada pukul 6 pagi. Rasanya enggan sekali aku beranjak dari kursi bus yang sudah menjadi tempat tidurku selama enam jam itu. Bisa kupastikan udara dingin akan segera menyergap jika keluar dari bus yang memiliki pemanas ini. Sayang sekali tak ada pilihan lain, Juki, Friska, dan aku harus segera turun dan mencari penginapan yang sudah dipesan jauh hari.

Penginapan itu tak begitu jauh dari terminal bus, tapi perjalanan ke sana terasa begitu panjang karena rasa kantuk yang begitu kuat, udara dingin yang membekukan, dan ditambah pula dengan segala keasingan di kota orang. Rasanya benar-benar berada di Lanjutkan membaca “Dusty Pink of Jaipur”