Menyelam di Lhok Mee dan Pulau Tuan – Aceh Besar

Seperti yang aku ceritakan sebelumnya pada postingan Seperti Apakah Belajar Menyelam Itu? adalah susah-susah gampang. Namanya juga belajar, saat diberi arahan oleh instruktur, tentu harus benar-benar diperhatikan dan konsentrasi. Tapi lagi-lagi yang namanya belajar pasti ada saat-saat ketika pikiranmu meninggalkan tempatnya dan terbang entah kemana. Seperti yang pernah aku alami, ketika disuruh buoyancy di dasar kolam, malah timbul lagi ke atas bersama buddy. Kami lupa harus ngapain di dasar sana. Buru-buru kami tenggelam lagi setelah dihardik asisten instruktur. :p

Lanjutkan membaca “Menyelam di Lhok Mee dan Pulau Tuan – Aceh Besar”

Menyelam di Lhok Mee dan Pulau Tuan – Aceh Besar

Seperti yang aku ceritakan sebelumnya pada postingan Seperti Apakah Belajar Menyelam Itu? adalah susah-susah gampang. Namanya juga belajar, saat diberi arahan oleh instruktur, tentu harus benar-benar diperhatikan dan konsentrasi. Tapi lagi-lagi yang namanya belajar pasti ada saat-saat ketika pikiranmu meninggalkan tempatnya dan terbang entah kemana. Seperti yang pernah aku alami, ketika disuruh buoyancy di dasar kolam, malah timbul lagi ke atas bersama buddy. Kami lupa harus ngapain di dasar sana. Buru-buru kami tenggelam lagi setelah dihardik asisten instruktur. :p

Lanjutkan membaca “Menyelam di Lhok Mee dan Pulau Tuan – Aceh Besar”

Belajar Menyelam

Keinginan untuk belajar menyelam itu sudah datang sejak lima tahun yang lalu. Ketika aku masih seorang buruh kantoran yang punya uang tapi tak punya waktu luang. Namun ‘hidayah’ itu justru benar-benar merasuki ketika aku tidak lagi bekerja dan harus mengirit setiap pengeluaran. Saat itulah salah satu ‘hutang’ ini menagih untuk kulunasi.

Salah satu bucket list: menyeberang dari Iboih ke Pulau Rubiah: DONE! Next: Open Water Scuba Dive!

Selain tekad yang dikuat-kuatkan, tak ada persiapan khusus lainnya untuk hari pertama mengambil lisensi Scuba Dive pada hari sabtu itu. Setelah menerima jadwal dari Kak Nu (co founder Darah Untuk Aceh) beberapa hari sebelumnya, besoknya aku berangkat ke Lanjutkan membaca “Belajar Menyelam”

Seperti Apakah Belajar Menyelam Itu?

Keinginan untuk belajar menyelam itu sudah datang sejak lima tahun yang lalu. Ketika aku masih seorang buruh kantoran yang punya uang tapi tak punya waktu luang. Namun ‘hidayah’ itu justru benar-benar merasuki ketika aku tidak lagi bekerja dan harus mengirit setiap pengeluaran. Saat itulah salah satu ‘hutang’ ini menagih untuk kulunasi.

Salah satu bucket list: menyeberang dari Iboih ke Pulau Rubiah: DONE! Next: Open Water Scuba Dive!

Selain tekad yang dikuat-kuatkan, tak ada persiapan khusus lainnya untuk hari pertama mengambil lisensi Scuba Dive pada hari sabtu itu. Setelah menerima jadwal dari Kak Nu (co founder Darah Untuk Aceh) beberapa hari sebelumnya, besoknya aku berangkat ke Lanjutkan membaca “Seperti Apakah Belajar Menyelam Itu?”