Melihat Air Terbang di Pulau Aceh

Hari kedua di Pulau Nasi.

Aku, Ilham, Fahrizal, dan Madhan masih di Pulau Nasi. Kami keluar dari tenda pagi itu dan mengecek ke sekeliling tenda untuk melihat apa benar ada ‘tamu’ yang datang saat semua terlelap semalam. Kawanan babi memang biasa berjalan-jalan ke pantai pada malam hari untuk mencari makan. Kami menemukan jejak-jejak sedalam 3 cm di pasir sekitar kemah kami berdiri. Lanjutkan membaca “Melihat Air Terbang di Pulau Aceh”

%d blogger menyukai ini: