Capek! Sumpah capek kali sekarang ni. Tapi yah pengennya lepas dari pekerjaan dan rutinitas tiap hari. Dan di sinilah aku sekarang. Banda Aceh!
Kalau dulu itu rasanya kok susaaaaah sekali untuk datang ke ibukota provinsi ini. Tapi alhamdulillah, sekarang jadi malah keseringan datangnya. Berkat kantorku yang baik budi itu yang membuat saya sering bertandang ke sini. Urusan dinas sih, tapi tentunya saya mengambil kesempatan juga untuk berleha-leha setelah kedinasan selesai.
Baru saja seminggu yang lalu saya meninggalkan Banda Aceh, eh sekarang sudah ada di sini lagi. Dinas lagi. Begadang lagi dan jalan-jalan lagi. Tapi ini kok malah menyibukkan diri sampai capeknya jadi berlipat-lipat. Pas nyampe ke Meulaboh seluruh badan jadi pegal-pegal. Hahaha… Whatever deh..yang penting enjoy!
Pagi tadi saya berangkat dari Meulaboh menaiki L300 via Calang ke Banda Aceh dengan Bang Mul. Perjalanan yang menyenangkan kali ini. Saya hanya tertidur kurang dari dua jam. Terbangun ketika berhenti makan siang di Calang.Udara sangat panas. Cuaca cerah sekali. Langit biru dan awan-awan tipis putih berserakan di bawahnya. Awsome!
Sampai di Patek, saya membeli boh drien (durian) seharga Rp. 50.000 sebanyak 6 buah dengan ukuran besar-besar. Beuh… Di Meulaboh saja ga dapat boh drien seukuran itu dengan harga segitu.
Jam setengah tujuh saya tiba di Banda Aceh dengan rambut mengeras, kulit berdebu-berminyak dan leher yang penuh daki. Ck ck ck…
wah, keliling terus ni…tp kalo dilakukan dengan senang hati pasti berakhir dengan manis ya…teruslah semangat kerja, citra..jangan lupa tetap jaga kesehatan dengan baik (nggak makan indomie terus lah) ….
^^