Ate Fulawan
3 Juli 2009 at 7:11 pm | In Indonesia, perjalanan | Leave a CommentTags: iboih, labuhan bajau, pantai, pulau, Sabang, simeulue, Sinabang
Melewati enam hari yang totally fun di kabupaten Simeulue, menghabiskan banyak jam kerja buat social networking, downloading, ketemu dengan orang-orang baru, belajar beberapa kosa kata bahasa daerah, menghabiskan berkotak-kotak jus dan susu, berbotol-botol You C1000 dan Chunky Bar.
Alhamdulillah saya sempat juga melakukan beberapa sesi dalam enam hari untuk hunting-hunting foto. Yah, alakadarnya sih. Tapi hasil-hasilnya lumayan bagus dan mendapat apresiasi menyenangkan dari beberapa teman yang melihat satu foto yang saya upload di facebook.
Cerita lainnya adalah saya puas-puasin menikmati makanan-makanan lezat di sini. Yang paling khas adalah masakan ikannya yang masih segar. Setiap kali makan saya pasti disuguhi ikan karang yang enak itu. Jarang-jarang saya bisa makan ikan mahal seperti itu di Meulaboh.
Malam kemarin, akhirnya saya berkesempatan juga makan nasi uduk. Nama warungnya Nasi Uduk Djakarta. Eko, teman saya dari Meulaboh bilang kalau nasi uduk itu enak. Seperti nasi gurih dan lauknya ikan bakar. Saya pun jadi penasaran dan malam itu juga saya membeli sebungkus. Ternyata lauknya cuma ada dua. Ikan lele sama ayam bakar dan ayam goreng.
Ketika membuka bungkusannya, saya mendapati ayam bakarnya berlumuran kecap dan ukurannya kecil. Untuk nasi uduk seharga 20.ooo rupiah menurut saya tergolong mahal. Ukuran ayam bakar yang kecil dan sama sekali tak terasa rasa ‘ayam bakar’nya di lidah. Untuk nasi gurihnya satu acungi jempol deh. Karena memang rasanya gurih dan lembut.
Beberapa hal yang menjadi perhatian saya selama di Sinabang adalah kondisi jalan di pusat kota yang masih sama seperti dua bulan lalu. Tetap berdebu. Pengerukan dan pengerasan masih berlangsung hingga sekarang. Untungnya saya selalu melewati jalan-jalan berpotensi ISPA itu dengan menaiki mobil. Jadi saya terhindar dari debu-debu yang dapat memperparah radang tenggorokan saya yang tak kunjung sembuh. Ketika naik motor ke beberapa lokasi tempat saya hunting foto, saya selalu menggunakan masker khusus. Jadi tetap aman.
Pengalaman yang membuat saya terus berdecak kagum adalah ketika saya berkunjung ke Labuhan Bajau. Menempuh lama perjalanan lebih kurang satu jam ini, saya disuguhi pemandangan yang luar biasa cantik! Pantai dengan pasir putih dan laut biru. Pulau-pulau kecil yang bertebaran membuat pemandangan menjadi sangat indah. Malah saya bilang kalau pantai disini sama indahnya dengan pantai Iboih di Sabang. Walah…
Malam ini, saya akan kembali ke Meulaboh. Beberapa jam lagi saya akan berlayar menuju Labuhan Haji-Aceh Selatan dengan KMP Teluk Sinabang. Semoga saja cuaca malam ini bagus dan tidak ada badai seperti pelayaran ketika kami ke Sinabang.
No Comments Yet »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.





