Liburan lagi!

25 Maret 2009 at 1:58 pm | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, liburan, plurk | 6 Comments
Tags: , , ,

Waduh! Sudah seminggu lebih nih tidak pernah mengupdate blog. Gara-garanya…huff…selalu deh plurk.com yang jadi penyebab kemandekan saya ngeblog. Padahal beberapa minggu yang lalu aktifitas ngeplurk sudah mulai berkurang karena kerjaan yang bejibun. Tapi setelah kerjaan berkurang mulai lagi deh ngeplurk!

Seminggu terlewatkan dan banyaaaaak sekali kejadian-kejadian yang terlewatkan begitu saja dari blog. Tapi nanti saya rapel saja nulisnya.

Nah, sekarang saya sedang ingin menyibukkan diri dengan urusan skripsi yang nyaris membuat saya lupa tentang kemahasiswaan saya sendiri. Alhamdulillah judulnya sudah dapat dan senin depan saya akan ajukan judul itu ke kampus. Semoga saja di-acc.

Besok, saya dan Ryan akan ke Banda Aceh. Kita mau liburan bareng dengan Kemal, Ulan, Vina dan beberapa teman lainnya di sana.

Semoga juga nanti bisa kopdar sesama blogger yang tergabung di ABC nantinya.

Oke, have a nice holiday semuanya…

Perang

14 Maret 2009 at 8:48 am | In inmymindthatican'tcontrol | 6 Comments
Tags: ,

Diam adalah emas.
Begitu kata pepatah yang mengartikan kemuliaan diam daripada ribut. Tentu diam yang dimaksudkan pun dalam arti yang lebih luas.
Namun, apa jadinya jika diam saya juga tak mampu membendung seseorang untuk terus memancing keributan? Tentu tak bisa dibiarkan juga. Saya coba dengan memberi satu-dua saran. Tak juga ada perubahan. Lalu saya kritik dan itupun ikut membal ke muka saya.
Saya diam lagi dan lagi dan terus menjadi saja ributnya. Ketika ketidaknyamananpun mengambil alih kesabaranku dan berlagak sok pahlawan pula saya membela.
Ternyata, pembelaan itu pula yang menikam hati dan membuatnya diam sesaat lalu bergejolak kemudian meledak!

Saya pun tak peduli lagi dengan diam. Satu kata yang keluar dari mulutnya membuat saya tak bisa hanya diam. Saya tak peduli lagi jika perang ini juga membawa saya ke ranjau yang sama dengannya.
Perang kata pun bergencatan. Perang aib versus rakitan kebohongannya.
Tanpa sadar dia membawa peperangan ini semakin dalam dan luas. Kata-kata darinya malah menjadi amunisi bagi saya untuk ditembakkan lagi ke arahnya.

Ketika energinya terkuras habis dan tak mampu berpikir untuk menciptakan fitnah-fitnah lainnya dan tak ada senjata yang tersisa lagi, kalimat keputusasaan pun keluar. Penyerahan diri sebagai bukti pembenaran dari fakta yang terus tak mampu dielaknya.

Tidak. Tidak ada yang menang. Peperangan ini juga ikut menghancurkan saya. Sekalipun lawan saya lebih hancur. Hancur seperti yang saya inginkan.

Perang yang penuh dendam. Berkobar dan tak kenal ampun. Selayaknya perang merebut wilayah kekuasaan. Pantang mundur jika lawan tak menyerah.

500!

5 Maret 2009 at 5:11 pm | In blog | 2 Comments
Tags: , ,

Setahun lebih sudah saya ngeblog. Dengan segala keterbatasan yang saya miliki; mulai dari fasilitas seperti koneksi dan kemampuan menulis yang pas-pasan dan mood yang ogah-ogahan. Selama setahun empat bulan ini saya telah menulis 500 buah tulisan yang sebagian besar adalah pengalaman sehari-hari saya, review film dan buku juga banyak catatan kecil yang saya ambil dari film atau buku dan kalimat-kalimat penting yang bermakna dari beberapa kawan.

Banyak kritik dan saran terhadap isi blog ini yang saya terima. Terima kasih untuk semua kawan-kawan blogger dan semua reader yang telah memberikan komen dan mendukung saya. Yang terlah ikut membantu saya ke arah yang lebih baik. Sekalipun tanpa sadar saya sering mengabaikan apa yang sudah kalian sarankan. Hehe…

Yah, pelan-pelan saya memperbaiki diri sekalipun merangkak dan sama sekali tak terlihat ada perbaikan tapi mohon bantuan dan dukungannya terus ya…

thank_you_style_t_shirt_bags

Meulaboh mendung

3 Maret 2009 at 2:31 pm | In berenang, enjoY | 6 Comments
Tags: , ,

Dalam seminggu ini Meulaboh terus-terusan mendung. Sekalipun jarang sekali turun hujan tapi suhu udara pada sore hari jadi dingin sekali. Akibatnya jadi malas untuk berenang di laut.

Apalagi kalau ada kilat dan petir yang menyambar. Membuat nyali ciut bahkan untuk keluar dari rumah sekalipun.

Semoga saja sore ini, jam lima nanti tidak ada angin dan hujan. Jadi bisa berenang lagi.

Canai Pisang Keju di Kupi Atjeh

3 Maret 2009 at 2:19 pm | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, liburan | 2 Comments
Tags: , ,

Nah, malam minggu lalu saya nongkrong sendirian di Kupi Atjeh. Lokasinya di jalan Manek Roo. Beberapa kawan yang saya sms tidak bisa datang bergabung bersama saya. So, sendirian deh duduk dalam gelap bertemankan nyamuk-nyamuk tak berperikecitraan.

Hmm…saya memesan sanger, roti pisang keju dan canai coklat. Berharap bisa menggantikan makan malam yang gagal karena tiba-tiba saya jadi malas makan di Ayam Penyet.
Beberapa menit kemudian sanger saya datang dan langsung ngetes bagaimana rasa sanger itu. Hehe..that was my first time getoooh! Sekitar lima belas menit kemudian baru deh dua pesanan saya yang lain tiba.

Saya liatin dulu tuh dua piring makanan yang saya pesan tadi. Oke, yang satu dapat saya kenali sebagai canai rasa coklat. Dan yang satu lagi…lho…kok bentuknya sama? Kok canai juga nih? Ini roti? Wah wah…apa si abang yang nulis pesanan saya salah nulis ya?

roti-canai-mr-niceghost99
First, saya melahap canai coklat saya dulu sambil ngeplurk. Bermaksud biar lama habisnya. Hehe…Setengah jam kemudian canai itu tandas. Kini giliran satu piring lagi yang isinya mencurigakan itu.
Satu iris kecil saya jejalkan ke mulut. Mencecap rasanya. Hmm, ada pisangnya. Tapi tidak ada keju. Ini murni canai pisang, kawan! Ternyata si abang pelayan itu memang sudah salah menulis pesanan saya. Untung canai pisangnya enak. Kalau tidak saya bakalan protes juga! Eh, pas potongan terakhir, saya nemu potongan keju di dalam lapisan canainya! Allah hai, ternyata ini canai pisang keju namanya! Tapi kenapa tidak ada dalam menu ya? Huahaha…

Kodok

2 Maret 2009 at 3:50 pm | In inmymindthatican'tcontrol | 2 Comments
Tags: , , ,

Uh sialan! Semalam saya ketemu sama salah satu kawannya kawan saya. Namanya Kodok! Saya sedang duduk dengan damai di depan kulkas yang punya gerobak burger di jalan Nasional. Setelah urusan saya sama Bang Indra selesai dan dia pulang. Saya sibuk sendiri dengan hp, biasa, ngeplurk!

Terus dia datang menenteng sebuah kursi dan duduklah di depan saya. Saya cuma lempar senyum. Eh, dia malah menangkap senyum itu dan menelannya bulat-bulat!

Hhh…saya pasrah sudah. Saya coba deh ngomong baik-baik. Untung saya sedang mood buat ngobrol. Di sela-sela ngeplurk sama menimpali obrolannya dan beberapa kali saya membahaki leluconnya. Untung tak sampai muncrat!

Lama-lama seru juga ni anak buat ngobrol ngalur ngidul. Sempat saya candain juga sih. Hehehe… Untung dia asyik gitu kan, jadi tahan banting juga.

Terus, satu kawannya datang. Nah, dimulailah pembicaraan yang membuat otot-otot pada wajah saya menegang, gigi saya gemeletukan, jari jemari mencengkeram dan mata berkerut.

Saya pikir tak ada yang lebih mengerikan dari melihat kerusakan pada organ tubuh dalam film-film sadir seperti The Frontieres atau Saw. Tapi hanya dengan mendengar cerita dari si Kodok ini membuat saya seperti menonton film Saw dari yang pertama sampai ke lima!!!

Saya terus-terusan mengernyitkan dahi dan merinding tiap kali dia mendeskripsikan keadaan jari kelingkingnya yang nyaris putus karena ditabrak cewek. Dan dengan gaya bahasa santai tanpa perasaan dia cerita kalau dia sama sekali tidak khawatir dengan ujung jarinya yang nyaris hilang itu! Anak gila! Dia pun santai saja bercerita ketika jarinya dijahit.

Musnah sudah malam yang indah ini dengan ceritanya yang penuh sadistik itu! Dasar kodok!

Lampuuk Berjaya

2 Maret 2009 at 2:19 pm | In Indonesia, berenang, foto, friendship, inmymindthatican'tcontrol, liburan, perjalanan | 4 Comments
Tags: , , , , , , , ,

Well, saya bingung kenapa harus memberi judul tulisan ini dengan judul di atas. Seperti judul berita-berita olahraga di Koran-koran lokal. Hehehe…
Eh tunggul dulu! Saya sudah menemukan jawabannya. Hahaha…Mikir panjang juga akhirnya. Tentu saja Berjaya itu bermakna. Ya! Bersama Kemal, Wulan, Fina dan Mega. Kita berjaya setelah menempuh perjalanan yang memprihatinkan di bawah gumpalan-gumpalan awan kelabu yang siap menumpahkan hujan. Sekalipun kemudian gerimis dan hujan dan untungnya cuma sebentar saja. Segera saya membuka baju dan nyebur setelah menunggu beberapa lama karena hujan dan kawan-kawan Kemal yang juga tak kunjung tiba.

Tampak belakang. Kikan : Wulan, Mega, Fina, Kemal

Wulan, Mega, Fina, Kemal

Pantai Lampuuk di sore minggu itu (22/02) luar biasa ramainya. Dan rada pusing juga sih mau loncat di mana, sepertinya setiap senti pantai dipadati manusia-manusia yang ingin berendam ke dalam laut. Ada dua buah boat yang bersauh sekitar seratus meter dari pantai.

Dengan mengenakan celana pendek selutut yang sedikit kedodoran, saya berenang ke arah salah satu boat yang terdekat. Di sana sudah ada tiga orang laki-laki yang berhasil naik dan satu orang lagi sedang berusaha bunuh-bunuhan untuk naik. Hahahaha… Dia sendiri tidak mampu mengangkat tubuhnya untuk naik. Dan akhirnya mengalah juga dia dengan keadaan tubuhnya yang saya taksir berbobot 75 kilo!

Dari atas boat saya dapat melihat kawan-kawan saya masih saja duduk di pondok di atas pantai sana. Huhhh… Mereka sedang menikmati kelapa muda rupanya. Saya mau kembali tapi masih capek sekali. Padalah jarak dari pantai ke boat tidak begitu jauh. Tapi arus laut yang bergelombang dan celana yang saya pakai membuat tenaga saya terkuras. Saya istirahat dulu disana sambil menyaksikan anak-anak bodoh sedang berteriak-teriak di atas banana boat. Aneh! Hahahahaha…
Beberapa menit kemudian, satu persatu kami berloncatan ke dalam laut lagi dan berenang ke tepi.

Sekitar setengah jam mungkin ya, barulah anak-anak berempat itu mau bersentuhan dengan air laut. Heran semuanya pada takut sama air. Apalagi Kemal tuh! Tumben takut air. (LOL).

12Tak terasa sudah berapa jam pula kita menghabiskan waktu berendam, berenang dan pipis di sana. Hahahaha… Beberapa kejadian lucu juga terjadi. Fina yang panik dengan ombak yang tiba-tiba menenggelamkannya. Celana saya yang nyaris direbut sama Kemal untuk dijadikan jimat digantung dilehernya mungkin? Terus beberapa aksi seru hasil kerja sama dengan pengunjung lain. Saya menawarkan diri (aduh bahasanya!) untuk salto dengan cara berdiri di atas lipatan tangan tiga orang dan saya loncat melakukan salto ke belakang. Wuiiih! mantap!

Juga, ada beberapa yang pria-pria ‘cantik’ yang tiba-tiba lewat. Salah satu dari mereka, saya lihat sedang berenang menggunakan ban ke arah boat yang tadi saya naiki.

Perhatikan yang dalam lingkaran hitam

Perhatikan yang dalam lingkaran hitam

Nah, capek kan setelah berenang melawan arus yang lumayan deras waktu itu. Waktunya kita istirahat lalu pulang. Nih beberapa foto yang berhasil saya ambil setelah fotografer sialan dengan kamera gedenya itu menghilang dari penglihatan.

141517

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.