Jawaban
5 Oktober 2008 at 11:13 am | In perjalanan, renungan | 1 CommentTags: iblis, jawaban, setan, spiritual, tapak tuan
Terkadang Allah membiarkan kita berpikir secara bebas dan mengambil keputusan sendiri. Keputusan yang kita anggap sudah benar-benar matang dan pemikiran yang rinci. Tapi ternyata kita telah berpikir terlalu berat dan bertindak terlalu jauh dan gegabah. Sehingga membuat pikiran dan tindakan kita makin buta dan brutal. Kemudian Allah datang dan mengulurkan bantuan dan menyelipkannya di sela-sela aktivitas kita yang kadang-kadang kita sering tidak sadar bahwa itu adalah solusi atau jawaban yang Allah berikan. Kejadian-kejadian yang kita alami untuk sebagian orang mungkin menganggapnya biasa-biasa saja. Tapi sebenarnya Allah menyelipkan rencana-Nya yang LUARBIASA sempurna tersebut di dalamnya. Dan kita lah yang harus cepat tanggap terhadap setiap kejadian yang mungkin ‘biasa’ tapi ternyata ada ‘rahasia’ yang tersembunyi di dalamnya.
Seperti yang terjadi Sabtu lalu (04/10) pada saya. Saya sedang di Tapak Tuan untuk menghabiskan sisa sehari lagi liburan hari raya. Dan beberapa minggu sebelumnya saya sedang dalam masalah dan masalah tersebut adalah yang terberat yang pernah saya hadapi. Saya bilang ke Tuhan “Ya Tuhan..ini berat sekali..Apa saya mampu menyelesaikan ini? Bagaimana saya mampu melakukannya?“. Saya frustrasi, energi saya terkuras untuk berpikir dan berpikir mencari solusi untuk masalah ini. Kemudian saya memutuskan untuk ‘putus hubungan’ dengan beberapa orang. Keputusan yang awalnya saya anggap adalah yang terbaik. Saya mengira tidak ada pilihan lain selain mengambil tindakan tersebut.
Setelah jalan selama seminggu, saya merasa tenang. Tapi tidak meninggalkan saya dalam keadaan tenang yang damai dan tentram. Dan hari sabtu itu pun tiba. Saya ke Tapak Tuan. Mungkin akan ada kedamaian yang saya cari disana. Dan Allah sudah menyiapkan semuanya untuk saya di sana. Mulai dari pertemuan saya dengan seseorang dan kejadian-kejadian berikutnya yang membuat saya tidak bisa tidur dari malam hingga azan subuh berkumandang! Saya menyebutnya sebagai pengalaman spiritual yang membawa saya kembali ke jalan yang benar. Mungkin seperti dalam tayangan-tayangan reality show di tv. Dan apa yang saya rasakan itu benar-benar nyata dan mengubah hidup saya.
Tubuh saya bergetar hebat. Saya merapatkan gigi saya kuat-kuat. Saya terus menyebut nama-Nya selama berjam-jam agar iblis-iblis dan setan-setan itu pergi dari sana. Tapi tak juga mereka enyah dan terus tertawa dari balik punggung saya. Tangan-tangan kotornya meraih pinggang saya dan saya refleks mengucapkan “ASTAGFIRULLAH!!” dan menepis tangan-tangan kotor itu. Seperti tersiram air panas mereka berteriak dan beringsut mundur.
Menit-menit berlalu dan saya masih terpaku di ruang gelap itu. Berharap azan subuh segera berkumandang. Tapi hanya kokok ayam jantan yang bersahut-sahutan. Sudah jam empat pagi. Saya terus menunggu. Dan iblis dan setan itu masih mengintai saya rupanya. Mereka mulai mendekat lagi. Tapi segera mereka terpental ke sudut ruang gelap itu ketika azan mulai berkumandang. Saya segera meraih ransel dan menuruni tangga dan mengeluarkan motor. Saya segera meluncur ke mesjid dan terisak di dalamnya.
Saya bertanya “Ya Allah, ini jawaban-Mu?”. Senyum lega tersungging sekalipun air mata terus mengucur.
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.





