ST 12 dan cewek-cewek hot untuk video klip

31 Oktober 2008 at 4:01 pm | In foto, musik | 9 Comments
Tags: , , ,

Band ST 12 sukses menggaet cewek-cewek seksi untuk model video klip mereka.

Jangan tanya saya video klip lagu yang mana si Luna Maya, Wulan Guritno dan Nadine Chandrawinata membintangi video klip mereka. Karena saya tidak ingat judulnya. Dan saya tidak pernah sampai habis menonton klip ST12. Keburu illfeel melihat model rambutnya!

Tapi, saya salut sama anak-anak ST12. Selain mampu menciptakan lagu-lagu yang easy listening, mereka juga mampu bekerja sama dengan artis-artis top seperti tiga orang cewek di atas.

Iklan partai termantap!

31 Oktober 2008 at 3:04 pm | In Indonesia | 7 Comments
Tags: , , , , ,

Sudah lihat iklan Partai Keadilan Sejahtera?

Luar biasa!!!!

Iklannya berisikan semangat dari dua orang pahlawan Indonesia. Pertama kali saya melihat iklannya, saya pikir ini adalah iklan punya PDI-P itu. Soalnya ada figur Bung Karno dan orasi yang membuat semangat membuncah dan membangunkan bulu roma.

Beuuh…setelah iklan berakhir barulah muncul logo PKS.

Mantap! Ini iklan partai termantap di antara semua iklan-iklan partai yang pernah ditayangkan di televisi. Hm, ini mulai mempengaruhi saya untuk pemilu nanti…Haha…

Semangat….

Tetap, panggil saya kakak!

31 Oktober 2008 at 2:53 pm | In inmymindthatican'tcontrol | 6 Comments
Tags: , , , , ,

Begini ni kalau abang kita menikah dengan perempuan yang sebaya sama kita. Kita harus memanggil istrinya dengan ‘kakak’.

Bang Vadil, abang kandung beristrikan wanita Binjai yang sebaya dengan saya. Saya harus memanggilnya dengan embel-embel ‘Kak’ di depan namanya.

Minggu lalu, Bang Yos, sepupu saya yang bekerja di Sinabang menikahi wanita yang juga sebaya dengan saya! Beuuhh…Lagi-lagi saya harus memanggilnya “Kak…”.

Makan hati jadinya! Mengapa mereka tidak mencari calon istri yang sebaya saja dengan mereka sendiri? Jadi kan stok wanita sebaya dengan saya tidak ikut berkurang!

Mungkin perlu dikeluarkan Undang-undang yang mengatur usia calon suami dengan calon istri. Jadi, kalau si calon suami umurnya 25 tahun, calon istrinya tidak boleh kurang dari 24 tahun!!

Wakkksss…maksa ya bro? Whatever!!!!

(Gilaaa!)

Gilakah ?

31 Oktober 2008 at 2:41 pm | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, sepeda | 5 Comments
Tags: , , , , , ,

Saya mungkin gila atau kurang waras. Satu sisi terang di kepala saya  inginnya tidak menceritakan ini tapi pada satu sisi lainnya mendesak saya untuk menceritakan hal gila ini di blog tercinta ini.

Oke lah…Sisi remang itu menang. Sisi gelap pun ikut tertawa-tawa senang.

Saya lupa hari apa tepatnya. Mungkin hari selasa atau rabu dalam minggu ini. Saya menerima sms dari Ogek (bukan nama sebenarnya) yang mengajak bersepeda. Selesai isya kami keluar dan memutuskan untuk jalan ke Batu Putih dan tembus ke Suak Ribee. Jalan pantai. Tentu saja kami tidak bisa bersepeda di atas pasir pantai yang gembur. Jadi kami mendorong sepeda melewati jembatan yang baru saja selesai dibangun dan berhenti di sebuah pohon putih yang terdampar di tepi pantai.

Keringat membasahi punggung. Udara dingin pantai tak mampu menghilangkan gerah pada badan. Tapi terus saja kami berjalan dengan penerangan dari senter hape seadanya hingga berhenti di pohon putih tersebut. Saya melepaskan kaos dari merebahkan diri di tepi tebing pantai. Laut sedang bergejolak malam itu. Gelombang menghantam pasir dengan kencang.

Ogek, juga ikut melepaskan kaos dan celananya. BUGIL! Ha? Anak ini gila! Terinspirasi dari cerita saya rupanya dia. Lalu saya pun melepaskan pakaian yang tersisa di tubuh dan berlari ke dalam deburan pecahan gelombang. Menjatuhkan diri ke dalam buih dan mengapung membiarkan ombak menyeret tubuh kembali ke pantai. Ogek menyusul kemudian. Takut-takut dia merendam badannya ke dalam air laut.

Hahaha..untung tidak ada bulan, jadi kita sama-sama tidak bisa melihat dengan jelas ‘keadaan’ di sekiling.

Gila. Gila. Gila…Terus saya ucapkan berulang-ulang dan tawa membahana melihat kondisi kami saat itu. Tidak pernah terpikir untuk mandi laut pas malam-malam begini. Terjun ke laut itu spontan saja tanpa berfikir satu kali. Setengah kali malah!

Entah berapa lama kami mandi-mandi dalam suasana malam yang gelap begitu. Kami menggigil kedinginan dan berlari ke atas tebing dan duduk di kayu putih-mengeringkan badan. Gigi gemeletuk dan tubuh berguncang hebat karena menggigil.

Setelah berpakaian lagi, kami kembali mendorong sepeda ke arah cafe pondok yang dekat dengan kuburan cina di Suak Ribee. Lalu bersepeda pulang.

Huahhhh….So freeeee…

Ikuti juga polling di bawah ya…hahaha…gila!

Numb

31 Oktober 2008 at 11:21 am | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | Leave a Comment
Tags: , , , , ,

Saya kalah

Dan setan-setan pun tertawa membahak

Saya kalah

Tapi tak ada  tangis

Memalukan!

Kemana larinya penyesalan itu?

Seharusnya saya malu pada diri sendiri dan kepada Pencipta yang terus saya rong-rong dengan permintaan-permintaan tanpa henti

Mati. Hati ini benar-benar mati rasa. Tak ada lagi rasa peduli. Tak ada setitik pun! Hampa!

Tak ada sebarang pun asa hati yang mengharubirukan perasaan ketika cinta itu mulai tumbuh. Berganti dengan kelopak layu yang bersegera menjadi kerontang dan berkirisik dihembus angin berbayang hitam.

Mengapa?

Ahhh…mengapa ‘mengapa’ saja yang terus keluar dari mulut busuk ini!? Damn! Jawaban apa dan jawaban yang bagaimana lagi yang saya butuhkan?

i’ve become so numb

i can’t feel You there

I’ve become so tired

so much more aware

Salah Benar

30 Oktober 2008 at 4:35 am | In inmymindthatican'tcontrol | 4 Comments

Ya Allah…tolong saya…

Saya tahu ini salah. Tapi apakah keputusan ini salah?

Powered by ScribeFire.

Oktober ini

29 Oktober 2008 at 4:29 pm | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | 5 Comments
Tags:

Yang terjadi dalam Oktober ini :

  • Amnesia berlanjut. Migren lebih sering.
  • Hidup makin kacau tak terperi!
  • Backpacking forever!
  • Insomnia berlanjut
  • Umur berkurang. Hamok!
  • Kado terindah. The night rider.
  • Kejutan berlanjut. Yeah! Selamat datang…
  • Hidup berlanjut. Tuhan, tolong lah becandanya ringan-ringan aja.
  • Back to ‘86.
  • Jatuh cinta lagi (kill me!)
  • Horror! Arrrrghhh….
  • Teror! I’ll kill you!

Penterjemah situs gugel

29 Oktober 2008 at 3:33 pm | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku | 3 Comments
Tags: , ,

Gugel = Google (peace..)

Hahaq…Gugel emang mantap! Tadi saya sedang duduk di depan kantor salah satu teman kantor. Di monitor terpampang halaman penterjemah situs dari gugel. Lalu saya ketik http://hananan.wordpress.com. Beberapa lama kemudian muncullah hasil terjemahannya.

Hahahahaha….hancur! Saya jadi tidak mengenali bahasa tulisan saya sendiri. Aneh, memangnya ada kosa kata dalam bahasa inggris “hehe” ? Gugel menerjemahkannya menjadi “Then again..”.

Hehe (baca : then again)…Mungkin memang ada kali ya?

Jawaban

29 Oktober 2008 at 1:47 pm | In inmymindthatican'tcontrol, renungan | 1 Comment
Tags: ,

Sudah benarkah yang benar itu?

Selalu salahkah yang salah itu?

Down~

29 Oktober 2008 at 1:43 pm | In inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku, renungan, sakit, shout out | Leave a Comment
Tags: , , , ,

Huff…
Badan lemas, perut mulas, mual dan pusing-pusing. Selera makan hilang. Ingatan terus beterbangan melayang ke segala arah. Tak terkendali. Dada terasa sesak menahan gejolak-gejolak dari dalam hati untuk kembali. Obatpun seperti tak mempan mengatasi segala rasa ini. Energi terkuras habis menahan pikiran-pikiran yang terpasung yang kini meronta-ronta melepaskan diri dari ikatan.

Saya butuh tenaga itu, energi itu dan semua kekuatan yang beberapa hari lalu terhimpun dan terjalin kuat!

Ya Tuhan…Saya sangat benci sekali jika hal ini terjadi lagi. Tak adakah cara lain untuk membuat saya makin kuat? Ini malah membuat saya jadi lemah dan merutuki diri sendiri.

Di sini ada setan!

29 Oktober 2008 at 7:55 am | In inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku | Leave a Comment
Tags: ,

Pssst…Bek rioh-rioh beuh…

Ada setan! Iya, di kamar mandi di samping kamar tidur saya ada setannya. Em, mungkin itu jin kali ya yang mengganggu kakak ipar saya.

Hm, kita sebut saya dia Jin Kran Air Hidup Mati Extended! Mengapa saya kasih nama seperti itu? Karena jin itu mampu membuka kran air tanpa menarik tuas krannya. Hidup Mati saya tambahkan karena kalau pintu kamar mandi dibuka ketika air sedang turun dari kran maka airnya segera berhenti. Lalu kakak ipar saya segera tunggang langgang menuruni tangga dan menangis histeris di luar. Menghebohkan tetangga kami.Terus, mengapa Extended? Entah, biar nama jinnya tambah keren dengan kata bahasa inggris. Hehe… :)

Kejadian ini terus berulang selama tiga hari ketika kami; saya, mamak, ayah dan Hanif tidak ada di rumah. Kakak ipar saya pun tidak berani lagi mandi di kamar mandi itu, abang dan kakak selalu mandi di kamar mandi bawah. Gara-gara termakan cerita seram itu, setiap kali saya masuk kamar mandi itu sekujur tubuh saya merinding. Tapi saya kuat-kuatkan hati berlama-lama di dalamnya.

Aneh! Saya jadi penasaran dengan Jin Kran Air Hidup Mati itu. Mengapa waktu saya mandi di situ dia tidak menghidupkan kran air? Jadi saya tidak perlu repot-repot lagi membukakan kran. Semalam, sepulang bersepeda dengan Heru jam setengah dua belas malam, saya beranikan diri mandi. Tapi kok malah tidak terjadi apa-apa. Bahkan merinding pun tidak! Bukannya saya mau uji nyali, tapi saya percaya keeksisan para jin-jin itu dan seharusnya mereka tidak mengganggu dengan menakuti-nakuti manusia.

Hhhh…semoga saja jin itu jin baik-baik atau jin muslim ya…

Cari Citra Rahman di Google

28 Oktober 2008 at 4:38 pm | In kebodohanku | 2 Comments
Tags: ,

Hahag…iseng saja tadi mengetik nama sendiri di google dan mengklik tombol telusuri. Ada lima item pertama yang memunculkan informasi tentang saya. Haha…

Candu kopi

28 Oktober 2008 at 4:34 pm | In health, kebodohanku, sakit | Leave a Comment
Tags: ,

Uhhhhh…Sakitnyaa…Sedari pagi tadi kepala saya berdenyut-denyut sakit. Pertamanya hanya terasa di satu titik di kepala sebelah kanan tapi kemudian mulai berdenyut di kiri dan kanan. Saya pikir ini akan segera hilang tapi sampai sore ini malah tidak hilang-hilang juga.

Hm, pikiran jahat saya segera mencari kambing hitam yang mengakibatkan saya jadi pesakitan begini.

Kopi. Dialah penjahatnya. Selama dua hari berturut-turut kemarin saya minum kopi supaya jangan mengantuk ketika mengikuti prosesi pernikahan abang sepupu yang berlangsung hingga tengah malam. Sebagai ‘tukang foto’nya saya tidak boleh mengantuk apalagi tertidur.

Akhirnya saya jadi kecanduan kopi. Berusaha terus untuk menahan godaan minum kopi membuat saya menderita menahan sakit kepala. Hufff…Kepala saya jadi berat sekali. Rasanya mau merebahkan diri dan tidur dipelukkan kasur hangat di rumah. Ohhh…

Mendadak fotografer! (cerita dari seorang amatir)

28 Oktober 2008 at 3:59 pm | In inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku | Leave a Comment
Tags:

Hmph…

Tukang foto.

Yap, saya jadi tukang foto dalam pesta pernikahan abang sepupu saya di Labuhan Haji hari Senin (27/10) kemarin. Jadilah saya menenteng kamera kemana pergi. Mulai dari angkat karung nasi-nenteng kamera, angkat piring-piring kotor, ngantongin kamera. Cuci piring juga bawa-bawa kamera!

Kalau harus memilih, saya lebih milih jadi tukang cuci piring daripada tukang foto! Capeknya itu luar biasaaaaa… Ditambah lagi panasnya ruangan tempat Linto (pengantin pria) dan Anak Dagho (Dara Baroe, pengantin wanita) dipamerkan. Belum lagi tingkah para ibu-ibu yang bikin illfeel! Tambah panaaaas!!!

Lepas dari ibu-ibu yang menjengkelkan itu, saya mendapat beberapa pencerahan selama menjadi ‘tukang foto’ kemarin.

Pertama, saya kembali bersyukur dengan pekerjaan saya. Karena saya tidak perlu berpanas-panas dan menghadapi ibu-ibu yang overactive di kondangan.

Kedua, fotografer juga manusia yang butuh uang, cinta dan perhatian (extra!)

Ketiga, ———-(mendadak pusing).

Menembus gelap gunung trans

28 Oktober 2008 at 2:12 pm | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, perjalanan | 1 Comment
Tags: , , , , , ,

Saya memutuskan untuk kembali pulang ke Meulaboh malam ini. Meninggalkan kamera digital untuk dipakai lagi untuk acara buka kado pada pesta pernikahan Bang Yos. Yang seharusnya saya hadiri juga. Tapi karena mengingat pekerjaan yang menumpuk dan untuk menghindari gosip-gosip tak jelas yang mungkin akan tersebar hanya gara-gara ketidakhadiran salah satu karyawan kontrak most wanted di kantor berlogo kuning-kuning itu. Haha…

Selesai magrib saya berangkat setelah menerima petuah-petuah dari ayah, mamak, kakak dan abang ipar untuk berhati-hati. Tapi saya sudah mantap untuk menempuh perjalanan malam hari itu. Berbahaya, memang. Karena kita tak akan pernah tahu apa yang akan kita hadapi di depan sana jika kita tidak melewatinya

7.15 malam

Tak ada bintang. Hanya langit gelap dan udara yang semakin dingin, menembus jaket dan sarung tangan abu-abu murahan yang saya beli di kaki lima Mesjid Raya.

Terbayang sudah akan gelapnya hutan belantara di gunung Tran dan membuat saya merinding tapi juga semakin menggelitik nyali untuk segera melewatinya.

Saya berhenti selama sejam di Blang Pidie. Menunaikan shalat isya dan membeli pisang dan kentang goreng yang direkomendasikan kakak untuk saya coba. Hm, krispi tapi kejunya kurang banyak! Fhahaha…Masih mantap pisang goreng Pontianak di Meulaboh.

Saya melewati Susoh dan daerah terakhir yang saya kenali, Kuala Batee. Lampu-lampu dari rumah penduduk berkilat-kilat dari pantulan kaca helm saya. Pohon-pohon memburam dalam kegelapan malam. Pemukiman penduduk semakin jarang-jarang. Dan udara menjadi lebih dingin dan suasana mendadak sunyi, mencekam.

Sekali-kali truk-truk dan mobil tanki Pertamina lewat. Sedikit tenang hati saya karena-paling tidak saya tidak sendirian di jalan gelap itu.

Tanpa terasa saya sudah memasuki wilayah Kabupaten Nagan Raya. Sebentar lagi saya akan memasuki perbukitan transmigrasi yang dikenal dengan Gunung Tran oleh masyarakat di wilayah Barat-Selatan. Jalan yang berkelok-kelok membuat mata saya harus awas melihat kondisi aspal yang berkerikil. Tikungan-tikungan tajam nyaris membuat saya berhenti bernafas karena susah mengontrol setang motor.

Tiba-tiba saya melihat sesuatu bergerak-gerak di tepi jalan. Beuh…Ya Allah! Landak! Matanya bersinar seperti laser cui! (halah, lebay!). Bulu-bulu tanduknya segera mengembang ketika tersorot lampu motor dan bergegas masuk ke rimbunan semak.

Wow…Saya melihat landak langsung dengan mata kepala saya sendiri!! Tiba-tiba saya merasa hebat sendiri dan bangga bisa melihat keajaiban alam itu. Saya melanjutkan perjalanan dengan riang gembira, bernyanyi-nyanyi dan mengulang-ngulang membaca Fatihah, agar perjalanan aman.

Beberapa kilometer dari penampakan landak tadi saya kembali dikejutkan dengan sesosok binatang berwarna coklat terang (atau kuning?) dan mata yang bersinar sedang melompat dari bahu jalan ke dalam semak-semak. Binatang berekor panjang dan badan sepanjang kira-kira satu meter. Mirip kucing!

Masya Allah… Apa itu.. harimau? Tapi kenapa tidak ada lorengnya? Ha? Saya melirik kaca spion tapi hanya gelap saja. Tak ada apa-apa yang terlihat. Saya mengucap-ngucap dalam hati dan berdoa “Ya Allah, binatang apapun itu tolong jangan biarkan dia mengejar saya…please…please…”.

Saya menarik gas lebih dalam lagi dan tatapan lurus ke depan tanpa berkedip. Hati terus kebat-kebit. Jantung berdetak cepat dan gigi gemeletuk menahan gigil. Di tengah-tengah rasa panik yang mendera, dalam hati saya terus membaca ayat-ayat suci yang dapat saya hapal.

Setelah berada beberapa kilometer dari lokasi penampakan binatang tadi dan yakin sudah benar-benar aman barulah saya menarik nafas dan berusaha menenangkan diri. Hahhh…

Ternyata Allah memberikan kejutan yang benar-benar tidak terduga! Beeeuhh… Saya pikir Allah akan mencoba saya dengan membocorkan ban motor tapi malah penampakan yang bikin saya shock!! Eh, tapi saya malah bersyukur karena diberikan pengalaman luar biasa ini. Banyak yang dilihat, bertambahlah ilmu.

Jadi, jangan menganggap sesuatu yang tidak biasa dilakukan itu adalah hal-hal yang aneh-atau pelakunya aneh. Hitung-hitung pengalaman baru, jadi jangan takut mencoba. Haha, seperti yang sering saya katakan ke kawan-kawan :

Jangan terlalu panjang kali mikir!

Iya, kalau mau melakukan sesuatu ya cukuplah dengan rencana dan kesiapan fisik dan mental terhadap hal-hal yang mungkin akan terjadi nantinya. Kalau terlalu lama berpikir akan ketakutan-ketakutan kita maka bersiap-siaplah dengan ketakutan-ketakutan itu sendiri nantinya.

Sekitar jam sebelas malam. Saya tiba juga di Meulaboh. Alhamdulillah, selamat sampai di rumah. Mungkin lain kali bisa saya mencoba berangkat ke Banda Aceh naik motor pada malam hari. (what????)

Ayah saya berhenti merokok…

24 Oktober 2008 at 8:53 pm | In health, jangan menyerah | 8 Comments
Tags: , , ,

Alhamdulillah, sudah hampir setahun ayah saya berhenti merokok. Entah bagaimana beliau mampu melakukannya dan terus bertahan hidup tanpa tembakau selama berbulan-bulan. Alhamdulillah…Ini benar-benar suatu kejutan dan anugrah terindah.

Bagaimana tidak! Dulu itu ya, saya sama kakak dan adek selalu bilangin ke ayah untuk berhenti merokok.

Cobalah Yah untuk berhenti merokok.. Coba pake terapi permen. Atau kurangi aja tiap batangnya..

Begitu salah satu permintaan kami pada beliau. Tapi tetap saja ayah menolak dan berdalih mengatakan susah buat berhenti merokok. Kita coba kasih penjelasan akan berhenti merokok, tapi yang terjadi malah ayah marah-marah. Pernah juga ayah mencoba berhenti, tapi gagal! Cuma bertahan beberapa minggu. Kadang-kadang malah sering nyuri-nyuri buat merokok.Padahal niat ayah udah bener-bener kuat buat menghentikan kebiasaan ‘membakar-bakar uang’ itu.

Tapi kemudian, tanpa angin sepoi-sepoi apalagi puting beliung tiba-tiba ayah menyetop aksi bakar uangnya!

Terus, ya…sudah, begitu saja. Ayah tidak menunjukkan tanda-tanda dia sedang kangen rokok. Apa ya istilahnya? Candu, begitu? Yeah, something like that lah..hehe…

Ternyata, tidak perlu keinginan yang bener-bener kuat bin dahsyat untuk menghentikan kebiasaan berbahaya ini. Hanya perlu kesadaran diri sendiri saja.

Merokok itu sudah tidak bagus buat kesehatan si perokok juga untuk orang yang tidak merokok di sekitarnya. Rugi mulu tuh…

Nah, setelah tidak lagi merokok, ayah saya sekarang bisa menghemat uangnya. Hm, gaji seorang guru yang memang tidak seberapa itu bisa buat beli bibit rambutan dan mangga dan ditanam di belakang rumah. Hm, daripada buat merokok? Dibakar, keluar asap terus jadi abu! Kalau uangnya buat beli pohon mangga kan bisa dinikmati semua orang.

Bro….Ayah saya saja yang sudah tua itu bisa berhenti merokok. Kenapa kalian tidak?

Ayo, stop bakar-bakar uang! Eh, merokok maksudnya…

(Bakar-bakar ikan aja ah…)

Ladies and gentlemen, please, enjoy it!

24 Oktober 2008 at 4:20 pm | In enjoY, foto, inmymindthatican'tcontrol | 2 Comments
Tags: ,

Ya…enjoy saja ya Pak, Bu, Bang, Kak, Dek, Nek dan Kek…

Sumber : KDRI

Penjepit itu, hilang lagi..

24 Oktober 2008 at 4:02 pm | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | Leave a Comment
Tags: , , ,

Ya Allah…

Cobaan apa lagi ini? Sandal jepit dekil nan empuk itu kembali berpindah kaki. Setelah dua bulan menapaki kaki saya dari panasnya aspal dan membawa saya melang-lang buana mengitari Banda Aceh dan sekitarnya. Kini, berganti sandal aladin jadul yang kedodoran. Kurang ajar tu yang mengambil sapit (sandal jepit) saya! Mengambil yang empuk dan meninggalkan si jadul aladin itu!

Padahal saya sudah menyembunyikannya hingga ke bawah papan anak tangga supaya tidak ada yang lihat dan terambil oleh kaki-kaki maling!

HMPH!!!

Stop! Poco-poco ini membunuhku…

24 Oktober 2008 at 3:50 pm | In Indonesia, enjoY, foto, health, inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku, musik | Leave a Comment
Tags: , , ,

Stop it!

Stop it!!

Stoooopp iiiiittt….

Persendian rahang saya rasanya mau lepas dan gigi meloncat satu persatu menyerang para badut-badut maniak joget itu jika poco-poco ini terus dilanjutkan.

Musik disco urakan jahanam itu terus mendentum-dentum dari speaker keparat itu. Setelah ber-SKJ selama setengah jam, the big bos minta dilanjutkan dengan poco-poco. Ya Allah…saya merasa bagaikan android yang dikendalikan oleh musik jahanam itu. Bergerak maju mundur berputar-putar seperti gasing. Kedua tangan bergerak naik turun seperti robot yang dipaksa melaksanakan perintah berdangdut. Kacau! Puluhan android lainnya malah lebih parah. Mereka bergerak seperti kehabisan baterai. Hanya kaki saja yang bergerak-gerak letoi.Satu dua android berdiri kaku menatap kosong ke langit. Bodoh! Tolol!

Instruktur senam itu, perempuan yang tubuhnya berlemak itu memberikan aba-aba, menghitung satu sampai empat, memerintahkan kami ke kiri dan ke kanan. Hentikan!Tolong hentikan!

Ini tidak berperikemanusiaan! Tidak berperikeandoridan!

Aaarrrhhh…..Drrrrrrzzxzyxmqweqrwerupoiusdfsdmvcna;lsdjfa!@#$%^&*()_+

John Legend – Save Room

22 Oktober 2008 at 5:11 pm | In enjoY, foto, musik | 4 Comments
Tags: , , , ,
John Legend

John Legend

Saya ketagihan mendengarkan lagu Save Room-John Legend. Vokalnya mengingatkan saya sama vokalnya Aji di Indonesian Idol. Tapi John Legend tentulah lebih bagus dan punya power.

Aji

Aji

Ayo, nyanyi sama-sama…

Say that you’ll stay a little
Don’t say bye bye tonight
Say you’ll be mine
Just a little of bit of love Is worth a moment of your time

Knocking on your door just a little
So cold outside tonight
Let’s get the fire burning
Oh I know, I keep it burning right

If you stay, won’t you stay – stay

Save room for my love
Save room for a moment to be with me
Save room for my love save a little
Save a little for me
Won’t you save a little
Save a little for me – ohh

This just might hurt a little
Love hurts sometimes when you do it right
Don’t be afraid of a little bit of pain
Pleasure is on the other side

Let down your guard just a little
I’ll keep you safe in these arms of mine
Hold on to me – pretty baby
You will see I can be all you need

If you stay, won’t you stay – stay

Save room for my love
Save room for a moment to be with me
Save room for my love save a little
Save a little for me
Won’t you save a little
Save a little for me – ohh

Ohhh come on

Make time to live a little
Don’t let this moment slip by tonight
You never know what you are missing until you try
I keep you satisfied
If you stay, won’t you stay – stay

Save room for my love
Save room for a moment to be with me
Save room for my love save a little
Save a little for me
Won’t you save a little
Save a little for me – ohh

Save room for love
Save room for a moment to be with me
Save a little, save a little for me
Won’t you save a little
Save a little for me

Sumber foto : Kapanlagi.com, google

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.