Ingat sekolah dulu
30 September 2008 at 12:28 am | In foto, liburan, perjalanan | 3 CommentsTags: gugus, kasti, sd, tk
Saya tidak langsung pulang ke Meulaboh ketika selesai dari Sama Dua. Sesampai di Labuhan Haji saya melewati sekolah-sekolah saya dulu. Saya teringat masa-masa kecil waktu TK dan SD dulu. Dan saya mengabadikan tempat-tempat bersejarah tersebut di bawah ini.
Satu hal yang paling saya ingat waktu di taman kanak-kanak dulu adalah pada saat jam istirahat. Jadi kalau jam istirahat itu semua anak-anak mengerubuti ibu guru. Minta dibelikan kue-kue. Karena kami masih kecil-kecil dan imut (hueks..saya tidak termasuk golongan itu ternyata) jadi hanya bu guru saja yang boleh membelikan kue. Saya ingat sekali waktu itu uang jajan cukup seratus rupiah saja. Itu sudah bisa membeli dua potong kue yang mengenyangkan. Lihat, perosotan dan ayunannya masih ada. Dulu kita sering berebutan menggunakannya. Sayangnya pohon besar di samping perosotan sudah ditebang. Setiap pagi kami bergotong royong mengumpulkan daun-daunnya yang berserakan. Oo…so sweet..
Itu foto SD saya dulu. SD Negeri 6 Labuhan Haji. Waktu saya bersekolah disana, lapangannya tidak disemen. Tanah dan berumput. Jadi kalau upacara pagi pasti kulit kaki kami selalu digigiti agas. Binatang penghisap darah yang ukurannya kecil sekali. Masa-masa SD yang menakjubkan! Saya ingat sekali ketika jam olahraga. Olahraga wajib kami yaitu main kasti. Saya pernah beberapa kali terkena lemparan di tulang rusuk. Nafas saya tertahan. Sakit sekali! Terus waktu kelas 6, saya dan dua orang kawan diutus (halah!) untuk mengikuti cerdas cermat tingkat gugus! Pas waktu final kita kalah melawan SD lain. Jah, ternyata jubir lawan kami itu memang pintar! Sekarang dia kuliah di kedokteran. Sudah pintar, cantik pula! Beeeuh…
Pulang Kampung
29 September 2008 at 11:55 pm | In liburan | Leave a CommentTags: air dingin, labuhan haji, samadua
Hari Minggu (28/09) kemarin saya tiba-tiba ingin pulang ke kampung saya di Labuhan Haji. Tanpa pikir panjang saya packing pakaian dan beberapa peralatan wajib saya ke dalam ransel. Setelah pamit saya langsung tancap gas ke Labuhan Haji. Mengendarai Kuda Merah saya yang naudzubillah kotornya, kali ini saya tidak mengebut seperti biasanya. Paling kencang hanya dalam kecepatan 90 km/jam. Saya berangkat jam setengah dua belas dari Meulaboh dan tiba di Labuhan Haji jam 2 siang.
Biasanya, jika saya ngebut sekalipun pasti sampai ke Labuhan Haji itu paling cepat tiga jam! Tapi kemarin saya yang jalannya santai-santai saja malah bisa tembus dua setengah jam! Kalau yang terakhir saya isi bensinnya dua kali, ini malah cuma isi bensin sekali saja di Mereubo.
Sesampai di Labuhan Haji saya singgah di rumah kakak. Melepas penat sebentar kemudian saya ke rumah Amet dan mengajaknya ke Krueng Baro. Rencana awal hanya untuk mencuci kereta. Tapi karena melihat banyak sekali orang yang mandi-mandi akhirnya kami juga ikut mandi. A’ang, kawan satu SMP saya dulu malah mandi hanya dengan kolor saja! Huahaha..lucu sekali melihat badannya yang gendut itu hanya ditutupi selembar bikini!
Hari senin (29/09). Saya jalan-jalan keliling Labuhan Haji, rencana mau ke pelabuhan feri dulu. Tapi saya teringat Air Dingin yang di Sama Dua. Rasa penasaran saya kembali naik ke permukaan. Saya memutuskan untuk ke sana saja. Perjalanan kesana saya tempuh kurang dari setengah jam. Ada beberapa keluarga yang sedang piknik di sana. Saya langsung saja naik ke lereng bukit yang mengapit air terjun tersebut.
Jalurnya lumayan sulit juga. Bersemak dan berpasir. Untung ada akar-akar pohon yang menonjol keluar untuk berpegangan. Semakin tinggi saya semakin pusing kepala saya. Mungkin karena gravitasi atau tekanan udara saya tidak tahu. Akhirnya saya sampai juga di atas. Ternyata sumber air terjun Air Dingin itu datangnya dari sebuah sungai kecil yang mengalir di antara sela batu-batu besar. Saya kira ada mata air di atas gunung ini. Hahhh..luar biasa indahnya pemandangan dari atas sana. Melihat ke arah laut lepas dengan diiringi gemercik air dan siulan burung-burung.
Saya mengambil kamera dari dalam ransel dan kemudian sibuk mengambil gambar-gambar dari atas air terjun. hasilnya akan saya publikasikan di citrarahman.multiply.com. Setelah puas berfoto-foto, saya memutuskan pulang ke Meulaboh.
Berikut ini adalah link untuk melihat foto-foto (amatir) saya dari Air Dingin-Sama Dua :
http://citrarahman.multiply.com/photos/album/8/Air_Dingin_-_Sama_Dua
Bahasa Indonesia Aceh
28 September 2008 at 12:55 am | In Indonesia, inmymindthatican'tcontrol | 10 CommentsTags: aceh, bahasa, cici tegal, cinta laura, cut mini, logat, obsesi, pelawak, tukul
Ketika sedang mengetik ini saya sedang chatting sama salah satu chatter MiRC. Jadi saya menggunakan bahasa Indonesia Aceh. Saya mengganti “kamu” dengan “qe”. Dia bilang bahwa sudah lama sekali dia tidak mendengar kata-kata “qe” dalam percakapan.
[00:14:02] <drakulalala> qe? dah lama ga dengar kata qe lagi
[00:14:08] <drakulalala> hehehee
[00:14:09] <citra_citra> hahahha
[00:14:21] <citra_citra> makanya di pake teros bahasa qe tu
[00:14:29] <citra_citra> itu kan ciri khas kita anak aceh
[00:14:33] <citra_citra> jangan dihilangkan
Nah, saya menyebutnya dengan bahasa Indonesia Aceh. Haha… Jujur,saya agak kurang suka jika ada anak Aceh yang berbicara dengan menggunakan kata-kata gaul Jakarta seperti gue, elo, banget, dong, sih dll. Yang terakhir akhirnya sering saya gunakan juga.
Hei, saya jadi ingin menulis postingan dengan bahasa Indonesia Aceh ini. Em, tapi kan sudah pernah ya..Saya posting tentang Cinta Laura. Tapi ingin lebih banyak lagi nulis dengan gaya bahasa seperti ini. Ya yang kekgitu kekgitu lah…Hehe…
Sekarang ini banyak anak-anak Aceh yang malu dengan gaya bahasa Indonesia Aceh itu sendiri. Malu dibilang kampungan. Padahal itu kan ciri khas kita sebagai anak Aceh. Seharusnya kita tidak perlu malu dengan gaya bahasa yang sangat Aceh seperti itu. Coba perhatikan artis-artis yang berlogat daerah. Misalnya, Cici Tegal, Tukul, bahkan Cinta Laura jadi terkenal dengan logatnya yang sangat bule! (logat daerah Jerman kali ya..). Cici Tegal jadi artis karena bisa ngomong dalam logat Tegal. Padahal dia sendiri asli Jakarta! Terus Cut Mini! Nah, pemeran Bu Muslimah dalam Laskar Pelangi ini dipercayakan Mira Lesmana untuk memerankan Bu Mus karena dia mampu berbahasa dengan logat daerah Melayu! Logat bisa membawa hoki!
Ayo, sekarang kita lestarikan bahasa Indonesia Aceh dan kita jadikan juga sebagai bahasa gaulnya anak-anak Aceh. Kenapa pulak takot dibilang kampongan, emang iya kita anak kampong pon! Ngak usah sok kekota-kotaan lah..Emang a kalok pakek bahasa gaul Jakarta tu udah moderen kali? Gak ugak kan? Tu lah.. Siapa tau nantik ada pulak anak Aceh yang jadi artis karena logat Acehnya. Kan terkenal ugak kita siket. Setuju ?
Nama : Citra
Obsesi : Pelawak
(kat kat kat…mana ekspresinyaaaa…)
Langkah (2)
27 September 2008 at 10:51 pm | In friendship, inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku, perjalanan, renungan, shout out | 2 CommentsTags: gollum, maaf
Terkadang untuk melakukan perubahan besar juga dibutuhkan langkah yang besar pula.
Setiap orang pasti punya sisi buruk/gelap dari dirinya. Kita semua pasti menginginkan hal itu bisa hilang dari diri kita. Pernah nonton trilogi film The Lord Of The Ring kan? Dalam film The Two Towers terdapat sebuah dialog antara sisi baik dan sisi jahat Gollum. Saya ingat sekali kata-kata Gollum dari sisi baiknya bilang ke Gollum jahat “GO AWAY AND NEVER COME BACK!” Saya mencoba melakukan itu pada salah satu sisi buruk saya untuk pergi dan jangan kembali lagi. Lalu saya tertawa sendiri karena itu tidak akan pernah berhasil. Saya butuh suatu langkah riil untuk benar-benar membuatnya pergi.
Tapi ternyata saya membutuhkan beberapa langkah besar untuk satu perubahan besar untuk hidup saya. Saya harus mengorbankan orang lain untuk bisa melakukan perubahan itu. Egois? Tidak ada opsi lain! Saya harus apa, coba? Saya harus menjauhi orang-orang tertentu untuk perubahan ini. Sekalipun secara fisik kami memang saling berjauhan. Jadi saya harus menahan diri dari setiap pesan singkat dan panggilan telepon. Itu berarti saya harus memutuskan tali silaturahmi dengan beberapa orang tertentu tersebut. Dosa? Saya yakin bahwa ini yang terbaik. Bukankah tabiat seseorang akan baik jika dia bergaul dengan orang baik-baik juga? Em, mereka adalah orang yang baik-baik. Benar, mereka orang baik-baik tapi untuk satu hal dari mereka tidak mampu memperbaiki keadaan saya sekarang.
Seseorang pernah bilang ke saya bahwa teman itu tidak dicari tapi dia datang dengan sendirinya. Tapi jika teman itu datang dengan membawa kemudaratan pasti sebaiknya ditinggalkan saja. Saya yakin pilihan saya sudah tepat. Saya tidak berniat untuk memusuhi. Tapi saya harus melakukan ini. Mohon maaf.
Mohon Maaf
27 September 2008 at 9:40 pm | In inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku | 3 CommentsTags: maaf, sms
Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Kok rasanya cepat sekali ya berlalunya? Hahhh, setelah dievaluasi lagi ternyata saya bukannya memperbanyak kebaikan di bulan penuh berkah ini. Tapi kok jadi nambah-nambahin dosa ya…Seperti beberapa hari lalu (sampai sekarang) saya mulai cuek sama sms-sms yang masuk. Tidak peduli siapa yang kirim dan tanpa membaca langsung saya pencet tombol option dan delete! Uhh, pernah sms dari bos tidak saya acuhkan sama sekali. Kadang-kadang hape saya tinggalkan di kamar dan berangkat kerja. Ketika pulang kerja banyak sekali missed calls dan sms yang muncul di layar.
Beberapa teman bertanya dan semua dengan pertanyaan yang hampir sama. Malah ada yang mencemooh dengan keji. Kebanyakan pada nanya “Cit, kenapa ga balas sms aku?”, “Cit, qe gak papa kan? Masih idop qe?”, “Bek poh-poh droe beuh, hoe kajak neuk?”. Wah, ternyata banyak yang merasa kehilangan saya rupanya. Saya jadi merasa bersalah. Lalu saya mengirim sms permintaan maaf yang saya kirim ke banyak nomor. Jadi satu untuk semua nih ceritanya. Balasan sms pun datang dengan isi yang beragam pula. Yang paling nyakitin bilang begini “udah gila qe ya? halah, besok gini (lagi), santai aja”.
Em, iya juga kali ya…Saya sudah terlalu sering meminta maaf dan kemudian ya terulang lagi! Beeeuh…Maaf maaf…
Nah, sebelum Ramadhan berakhir saya mohon maaf ya jika ada salah.
Galau
26 September 2008 at 10:58 pm | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | 1 CommentTags: capek, karet, lelah, samatiga, suak raya, suak ribe, suak sigadeng
Malam ini, entah kenapa perasaan saya terus galau. Setiap detik terasa membosankan. Apapun yang ingin dilakukan jadi malas. Semuanya menjemukan! Teringat pesan kawan saya kemarin untuk memesan tempat di Bombay. Dengan perasaan berat hati dan malas-malasan, saya paksakan juga kesana. Selesai pesan tempat dan menu saya mau langsung pulang. Tapi tiba-tiba pikiran saya jadi kosong. Saya terus berjalan lurus ke jalan Manek Roo. Tangan saya mengarahkan stang motor ke kanan memasuki Suak Ribee. Jalanan terasa sepi dan sangat dingin sekali. Saya tak mendengar apa-apa kecuali suara angin yang menerpa muka dan telinga. Hanya angin dan udara dingin yang menusuk.
Laju motor tetap stabil pada kecepatan tiga puluh. Memasuki Suak Sigadeng dan tembus ke jalan Imam Bonjol. Belok kiri melewati Suak Raya. Cahaya lampu jalanan temaram karena terselimuti kabut asap dari pembakaran lahan kebun karet. Udara semakin dingin dan kabut asap semakin tebal. Dada saya terasa sesak. Tapi saya tidak berbalik arah bahkan terus saja menyusuri jalanan yang di pagari pohon-pohon karet. Cahaya lampu truk yang menerobos kabut asap menciptakan siluet yang memukau dari balik dedaunan pohon-pohon karet. Cahaya lampu-lampu mobil bergerak-gerak bak lampu sorot mata alien dalam film War of the World.
Seharusnya…
Seharusnya dada ini bisa menjadi sejuk terkena udara dingin ini. Seharusnya perasaan ini juga menjadi lega dan tenang sekarang. Tapi tidak ada perubahan yang berarti. Tidak ada ketenangan juga yang dapat saya rasakan. Saya lelah terus begini. Ingin lari saja dari semua rutinitas ini dan menyendiri untuk sementara waktu. Atau pergi merantau.
Langkah
26 September 2008 at 9:54 pm | In inmymindthatican'tcontrol, renungan | Leave a CommentTags: besar, kecil, langkah, perubahan
Terkadang kita butuh langkah besar untuk membuat perubahan kecil
Namun hanya dibutuhkan langkah kecil saja untuk perubahan besar.
Razia Susu Cina
26 September 2008 at 12:05 pm | In health | 1 CommentTags: cina, Korea, MD, melamine, melanie subono, ML
Sekarang kan lagi heboh-hebohnya produk susu china yang mengandung melanie subono eh melamine cui! (haha..garing!) Kemarin saya melihat tayangannya di Metro TV. Peliputan wartawan dari berbagai provinsi tentang razia produk susu produksi Cina (baca : chaina). Beberapa kota sudah memulai melakukan razia dan pengamanan pada susu yang diduga menganduk melamine. Seperti Medan, Makasar, Jakarta, Ende dan beberapa daerah lainnya.
Tapi ada yang aneh. Di Medan, banyak sekali produk Cina yang masuk daftar blacklist yang tidak disita petugas BPOM. Hanya Wafer Oreo saja yang disita dari sekian banyak produk Cina lainnya. Lalu di Aceh sendiri juga sudah melakukan penyitaan terhadap barang-barang produksi Cina yang diduga mengandung zat berbahaya. Di Meulaboh sendiri sudah dilakukan penyitaan pada produk-produk tersebut.
Beda Indonesia beda pula di negara lain. Korea misalnya, setelah menemukan zat berbahaya pada wafer Oreo mereka langsung saja menyita semua produk Cina. Begitu juga dengan negara-negara lain. Di Indonesia sih masih banyak pertimbangan jika harus menyita semua produk seperti yang dilakukan negara lain. Saat negara lain hanya menguji satu sampel produk makanan, di Indonesia akan menguji setiap jenis makanan di yang hasilnya bisa memakan waktu berhari-hari. Beuuh…kelamaan!
Jadi, berhati-hatilah membeli produk makanan. Selalu perhatikan kode registrasi pada kemasan. Untuk keamanan periksalah apakah kode registrasinya ML atau MD. Kalau MD itu artinya produk tersebut di produksi di dalam negeri. Sebaliknya dengan kode ML diproduksi di luar negeri.
Tetap waspada dan jaga kesehatan..
Saya dengar ini…
26 September 2008 at 9:06 am | In musik | Leave a CommentTags: coldplay, java jive, laskar pelangi, mp3, musik, nelly furtado, nidji, peterpan, seal, the fly, tiesto, winamp
Menjelang libur dan menghadapi lebaran plus bursa triwulan saya ditemani musik-musik hasil copy paste dari sebuah warnet. Ini daftar lagu-lagu favorit saya dari playlist winamp :
- Nelly Furtado ft Chris Martin – All good things come to an end
- Coldplay – Viva la vida, clocks, yellow
- Seal – loves devine
- Jamie Cullum – all at sea
- John Mayer – Bigger than my body & daughter
- Peterpan – dilema besar, kisah cintaku, walau habis terang
- Nidji – laskar pelangi
- Daren Hayes – Casey
- Backstreet Boys – Inconsolable
- Jordin Sparks ft Chris Brown – No air
- Spice Girls – friendship never ends
- Robert Miles – Fable
- DJ Tiesto – Adagio for strings, traffic, euphoria
- Andien – Dahaga
- Java Jive – Hilang
- The Fly – Sepi
and many more…
Jadi kalau lagi kerja pasti dengerin lagu-lagu tadi. Kadang harus bersaing dengan sound komputer yang lain. Tapi sound saya sendiri sudah di atur posisinya sehingga suaranya dapat saya dengar dengan jelas tanpa terganggu oleh suara-suara sound cempreng lainnya. Haha..
Film terbaru Dian Sastro
26 September 2008 at 12:19 am | In film | 8 CommentsTags: arjuna, dian sastro, drupadi, film, mira lesmana, nicholas saputra, riri riza
Hm, akhirnya anak ini main film lagi deh setelah terakhir main di sinetron apa saya lupa judulnya. Tayang di RCTI. Film terakhirnya yang saya tonton adalah Banyu Biru. Film lama sih tapi ternyata bagus!
Film terbarunya ini berjudul Drupadi dan akan rilis Desember 2008 nanti. Dan kabar gembiranya lagi di film ini juga tampil Nicholas Saputra yang memerankan tokoh Arjuna. Dian sendiri berperan sebagai Drupadi itu sendiri. Wanita tercantik sejagad yang diperebutkan oleh seluruh ksatria dan dipertaruhkan di meja dadu.
Film yang disutradarai Riri Riza ini juga diproduseri oleh Mira Lesmana dan juga Dian Sastro sendiri. Berikut nama-nama pemeran karakter utamanya :
- DRUPADI ( Dian Sastrowardoyo)
- YUDHISTIRA (Dwi Sasono)
- BHIMA (Ario Bayu)
- ARJUNA (Nicholas Saputra)
- NAKULA (Aditya Bagus Santosa )
- SADEWA (Aditya Bagus Sambada )
- ADIPATI KARNA (Donny Alamsyah)
- SUYUDANA ( Whani Darmawan)
- DURSASANA (Djarot B. Dharsono)
- PATIH SENGKUNI (Butet Kartaredjasa)
Press releasenya bisa dibaca lengkap di blognya Dian Sastro.
I’m not the only one (ternyata)
25 September 2008 at 11:47 pm | In inmymindthatican'tcontrol, silat | Leave a CommentTags: Banda Aceh, citra, keajaiban, sigli
Hahahaha…Saya ngakak abis malam ini. Awalnya saya pikir hanya saya saja laki-laki di Indonesia ini yang bernama Citra. Ternyata ada juga laki-laki lain yang bernamakan Citra. Saya sedang chatting di MiRC (teteup) dan seseorang dengan nick begx menyapa saya. Setelah ngobrol banyak hal, kemudian dia nanya nama lengkap saya. Nah, akhirnya dia ngaku juga kalau si begx ini juga bernama asli Citra! Tadinya dia mengaku dengan nama Edi. Hahaha…
Kalau saya Citra Rahman dan dia Citra Bahagia. Hahahahaha…Allah memang hebat!…Ajaib kan?
Terus kita jadi akrab. Bicara macam-macam dan semangat ingin ketemuan dan foto bareng. Lucu kan kalau dua orang citra bertemu dan foto bareng. Ini kan jarang sekali terjadi. Dua orang cowok dengan nama depan yang sama. Ini langka. Harus diabadikan!
Hahahah..ini saya lagi ketawa dan air mata saya keluar. Hm, semoga saja bursa nanti saya bisa mampir ke Sigli dan kopdar sama Citra Bahagia itu.
Nonton gratis Laskar Pelangi
25 September 2008 at 10:28 pm | In film | Leave a CommentTags: bioskop, film, laskar pelangi, nonton
Kapanlagi.com – Sekitar 1000 guru SD, SMP dan SMA menonton gratis pemutaran perdana film LASKAR PELANGI di Blitz Megaplex, Bandung, Rabu (25/9). Acara ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk penghargaan bagi para insan pendidik, atas segala jerih payahnya yang telah mendidik murid-muridnya tanpa kenal lelah dan waktu, kata Rudi Ridwan, selaku Ketua Penyelenggara Acara dari Penerbit Mizan.
Wow, seribu guru mendapat kesempatan nonton gratis film Laskar Pelangi ini. Heboh ya…Ah, seandainya saja di Aceh ada bioskop pasti saya akan bela-belain datang buat nonton film inspiratif ini. Saya sudah yakin sekali kalau film ini akan sesuai dengan harapan saya. Semoga DVD-nya segera rilis. Amin…
Ayo liburan!
25 September 2008 at 10:20 pm | In inmymindthatican'tcontrol, kerja oh kerja, liburan | Leave a CommentTags: akuntansi, bursa, libur, stres
Besok adalah hari terakhir kerja! Ayo tenangkan pikiran. Buang semua yang tidak perlu dipikirkan dan rencanakan liburan kali ini sebaik mungkin. Manfaatkan waktu yang tersedia nantinya setelah lebaran untuk berlibur. Beuh…
Rencana luar biasa banyaknya tapi budget yang minim dan jumlah hari libur yang jadi tambah pendek karena harus menyelesaikan laporan tanggal enam Oktober dan mempersiapkan data untuk bursa tanggal sembilan ke Banda Aceh. Fuihhhh…Gila..Kita tidak bisa memperpanjang libur. Rencana keliling Aceh pun batal! Padahal rencana ini sudah saya letakkan pada urutan pertama pada daftar rencana liburan. Hehm..Ya sudahlah. Sabar saja. Mungkin lain kali. Atau saya bisa traveling setelah bursa selesai? Wah..saya harus atur PLAN B nih. Huhue..
Aahhhh..ingat bursa kok jadi mumang alias pening ya…Maklum, saya kan staf baru di akuntansi jadi kadang-kadang masih bingung harus mengerjakan suatu laporan. Belum lagi si bos suka memberikan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh bagian lain. Jadinya memori saya yang tidak seberapa ini tidak mampu mengingat semuanya.
Back to topic. Liburan! Mau bebaaaas….Hayo…siapa yang mau berlibur? Ajakin saya dong…
bla bla bla
25 September 2008 at 4:17 pm | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | Leave a CommentTags: benteng, cinta laura, coldplay, dj tiesto, guy sebastian, inong balee, palambak, pantai, pulau banyak, Takengon
Ini jenuh. Akibatnya penat dan pegal semuanya. Rasanya kaki ini mau copot karena terlalu lama duduk. Hanya Cinta Laura yang terus menemani dengan lagunya “You say aku, seperti barbie, it looks so pretty, menarik hati..bla bla bla..” Selesai dengan Cinta Laura kini DJ Tiesto yang menghibur-Adagio for strings. Sambung Guy Sebastian lalu Coldplay dengan Clocks. Hoaahhhh…sedikit membantu mengurangi stress. Tapi….ampuuunn…paha dan betis saya pegalnya minta dipijit! Musik-musik itu tidak mampu mengurangi kepegalan ini. Beuhhhh…
Hahhh..Kalau sudah seperti ini jadi ingat masa-masa indah waktu traveling dulu. Ketika menyusuri pantai pasir putih di Pulau Banyak dan Palambak. Ketika di Takengon sendirian, kedinginan, kehabisan bensin. Terus ketika jalan-jalan ke Medan sendirian. Terus ketika menikmati buah jamblang di Lokasi Benteng Inong Balee. Juga ketika backpacking keliling Banda Aceh yang luar biasa panas! Juga ketika berenang di kolam Lhok Bengkuang-Tapak Tuan. All by myself deh pokoknya.. Kalau kaki pegal tinggal duduk saja di pasir atau duduk di warung sambil rehat. Woaahhhh..Bebaaaaass..Lepaaaasss.. Saya rindu masa-masa kebebasan itu. Ketika tidak ada aturan resmi yang mengikat! Ketika semua aturan hanya ada dalam kepala saya dan kebebasan yang sesungguhnya benar-benar dapat saya rasakan. Ketika saya sendiri. Hanya saya sendiri.
Tangah Nakdo Pas
25 September 2008 at 3:45 pm | In inmymindthatican'tcontrol | Leave a CommentTags: bahasa, depresi, sms
Terjemahan : Sedang tidak mood
Allah hai…Iko antah monga pulo baghapo hagi ko cik nakdo pas bana kapalo mbo. Nakdo taghaso apo juo di utak. Contoh e, biaso e ado samangek sikik menulih di blog, atau mangighim atau mambaleh sms du panjang-panjang punah. Kini jangankah mangighim untuak mambaleh sms seh maleh bana mbo. Ado jo yang nakdo mbo baleh sms-sms kawan mbo du. Baa pulo lagoko? Ambo se binguang monga bisa lagoko bana paghasaan mbo. Cik nakdo taghaso apo-apo doh. Data se lago papan.Kadang cik tangah bangkik ghaso maleh du kadang ‘eh? Ntah lah. Sodoalah he jadi complicated!
___________________
Allah hai…Ini entah mengapa pula beberapa hari ini sudah tidak pas lagi kepala saya. Tidak terasa apa pun juga di otak/pikiran. Contohnya, biasanya ada semangat walaupun sedikit untuk menulis di blog atau mengirim atau membalas sms pasti panjang-panjang. Sekarang jangankan mengirim, untuk membalas sms saja saya jadi malas sekali. Ada juga yang saya tidak balas sms-sms kawan saya. Mengapa begini? Saya juga bingung mengapa bisa seperti ini perasaan saya. Memang tidak ada perasaan apa-apa sedikitpun. Datar saja seperti papan. Mungkin memang sedang timbul rasa malas itu kali ya? Entah lah. Semuanya jadi complicated!
Waduh, berdosakah saya?
25 September 2008 at 8:29 am | In kebodohanku, renungan | 2 CommentsTags: agama, BW, damai, Tuhan
Kemarin lusa saya sedang BW dan terdampar ke sebuah blog . Saya membaca salah satu postingannya yang berisikan email balasan antara pengirim email (empunya blog) dan seorang tokoh agama yang isinya adalah argumennya tentang keyakinan yang mereka anut (mereka beda agama).
Tidak hanya isi email dari tokoh agama tadi yang membuat saya ngeri tapi ternyata juga ada komen lain yang panjang sekali tentang keberatannya dengan argumen si pengirim email. Well, saya setuju dengan pernyataan penulis komen tersebut karena tidak perlulah kita mempertanyakan keeksisan tuhan dari agama lain. Saya ingat betul “untukmu agamamu, untukku agamaku”. Sudah, kita urusi saja agama kita masing-masing. Pertahankan yang benar dan hak dan tunaikan kewajiban dan tidak perlu mempertanyakan apalagi mempermasalahkan keyakinan orang lain. Menambah konflik saja kan?
Lalu saya kaget sendiri. Apakah saya berdosa dengan sikap saya ini? Saya tidak bisa membela si empunya blog karena ilmu agama saya terbatas dan saya tidak suka dengan sikapnya itu. Karena menurut saya, kalau memang tidak yakin bahwa ajaran agama lain maka sudah, yakini saja itu dan tekunlah beribadah menurut keyakinan masing-masing. Saya memang bukan manusia yang relijius tapi saya mencoba untuk menjadi penganut agama yang taat dan seperti salah satu motto agama dan nanggroe saya “Saya cinta damai” maka saya tidak suka meributkan masalah benar tidaknya ajaran agama lain karena ajaran agama saya adalah yang terbaik dan benar.
Semoga Tuhan saya mengampuni saya dengan pernyataan saya ini. Saya yakin Tuhan saya lebih mengerti dari kita semua. Dan mohon maaf jika ada yang tersinggung dengan tulisan ini. Mohon maaf juga saya tidak bisa menyebutkan sumbernya secara rinci.
Mati rasa
25 September 2008 at 8:05 am | In inmymindthatican'tcontrol, renungan | Leave a CommentTags: bingung, flat, hampa, kosong
Perasannya sedang tidak menentu. Dia berpikir kalau terkadang perasaan bisa menutup diri dari jangkauan pikirannya. Lihat, dia sama sekali tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Dia kebingungan. Pernah dia seperti sedang berusaha untuk mengabaikan perasaan itu. Perasaan yang aneh, katanya. Ketika semuanya datar, hambar dan…flat! Damn! Dia kesulitan mendeskripsikan apa yang sedang terjadi pada dirinya. Pernah sekali ini membuatnya hampir depresi. Bagaimana tidak. Beberapa hari lalu ketika kebahagiaan itu memenuhi seluruh sudut dalam jangkauan pandangan matanya, kini tak berbekas. Semuanya kosong dan kosong dan kosong! Seolah semua yang menguap dan hilang tiba-tiba. Sudah berkali-kali dia mencoba untuk membuka hati dan pikirannya untuk menemukan jawaban tapi tetap saja tak ada apa-apa di dalam sana. Hatinya kosong dan pikirannya pun diam. Kemarin sore dia bilang “saya tidak lagi exist..saya invisible..saya bukan lagi saya..saya adalah titik hitam di atas warna hitam..” Saya tidak mengerti apa maksudnya. Dia masih berbicara tentang sesuatu yang saya tidak mengerti. Mungkin itu ungkapan perasaannya yang aneh itu. “Mati rasa”, itu saja yang dikatakannya lalu melangkah pergi.
All At Sea
25 September 2008 at 5:55 am | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | Leave a CommentArghhh….I miss you so muuuuuuuch…My ocean…My beach…
I’m all at sea
Where no one can bother me
Forgot my roots
If only for a day
Just me and my thoughts
Sailing far away
Like a warm drink it seeps into my soul
Please just leave me right here on my own
Later on you could spend some time with me
If you want to, all at sea
I’m all at sea
Where no-one can bother me
I sleep by myself
I drink on my own
I don’t speak to nobody
I gave away my phone
Like a warm drink it seeps into my soul
Please just leave me right here on my own
Later on you could spend some time with me
If you want to, all at sea
Now I need you more than ever
I need you more than ever now
If you don’t need it every day
But sometimes don’t you just crave
To disappear within your mind
You never know what you might find
So come and spend some time with me
And we will spend it all at sea
Like a warm drink it seeps into my soul
Please just leave me right here on my own
Later on you could spend some time with me
If you want to, all at seaTechnorati Tags: ocean, sea, jamie cullum, all at sea
I’m all at sea
24 September 2008 at 4:30 pm | In foto, inmymindthatican'tcontrol, jangan menyerah, shout out | Leave a CommentTags: foto, laut
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
























