Tempat makan enak di Meulaboh

Memang. Harga makanan di Meulaboh tergolong mahal dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lain. Contoh saja harga nasi perbungkus dengan lauk ikan goreng biasa harganya berkisar antara enam ribu hingga delapan ribu rupiah.

Bagi warga Meulaboh sendiri sudah terbiasa dengan harga-harga seperti ini. Ya iyalah! (dudul!) Tapi bagi para pendatang justru kaget dengan harga yang ‘luar biasa ini’. Tapi ya mau bagaimana lagi. Beginilah Meulaboh.

Dari beberapa pendatang yang saya amati. Khususnya mereka yang berbadan kurus. Setelah tinggal selama beberapa bulan di Meulaboh terjadi perubahan drastis pada tubuh mereka. Jadi gemukan lah. Terserah penderitaan seperti apa yang mereka alami selama di Meulaboh tapi berat badan naik terus. Tidak semua orang sih, tapi banyak lho.

Hari minggu besok, berarti dua hari lagi. Seorang kawan saya akan datang ke Meulaboh dan mengajak saya untuk wisata kuliner bersama dia. Waduh, program diet saya bisa berantakan kalau begini. Padahal perut saya sudah mulai menunjukkan perubahan yang menggembirakan. Mungkin saya bisa (tahan) menemaninya saja.

Lalu, saya harus bawa dia kemana saja ya selama di Meulaboh? Lalul saya membuat daftar nama-nama tempat yang nanti bisa kami kunjungi.

  1. Sate Madura; berlokasi di Simpang Empat Rundeng. Sate ayam (yang katanya) khas Madura  ini sangat laris di Meulaboh. Harga perporsi (8 tusuk + lontong) Rp. 10.000,-
  2. Mie Kepiting dan Mie Kerang (lokan); lokasi : dekat Makam Pahlawan Rundeng. Terkenal enak bahkan di kalangan para ekspat. Kemarin lusa, bos saya mengajak kami makan mie kepiting di Samatiga, tapi rasanya terasa kurang ‘nendang’ di lidah saya.
  3. Mie Della; Lapang. Mie Kerangnya lumayan terkenal juga.
  4. Hongkong Seafood; Ujong Kalak. Banyak yang bilang restaurant seafood ini sangat bagus. Makanannya enak-enak tapi MAHAL! Saya sendiri belum pernah ke sana karena saya takut kena Chinese restaurant syndrome. Hehe.. Sebenarnya karena tidak mampu bayar. :P
  5. Ayam Penyet; Panggong. Beeuuhh… Satu-satunya warung ayam penyet yang membuat saya mandi keringat. Ayam Penyet menang dengan sambalnya jika dibandingkan dengan Wong Solo.
  6. Ikan Bakar – Warung Famili; dekat Jembes (Jembatan Besi). Segala jenis ikan bakar bisa anda nikmati di sini.
  7. Rujak Mak Sitok – Rundeng. Kawan saya itu suka rujak tidak ya?
  8. Nasi goreng – Bombay. Ada joke yang mengatakan “tidak sah jika ke Meulaboh kalau tidak makan nasi goreng Bombay”.
  9. Kopi Teubalek alias Kopi Tubruk. Ada beberapa warung/cafe di Suak Ribee yang menyediakan kopi teubalek ini.
  10. Kelapa muda di Suak Puntong. Siapa tau ada Adi KDI atau bisa ketemu sama Bapaknya saja. Haha…

Terus apa lagi ya? Bakso sudah biasa ya? Dimana-mana juga ada. Tapi kalau kawan saya itu mau ya ayo saja. Mungkin kawan-kawan yang baca ini ada yang tau tempat makan/jajan yang enak lainnya? Mohon comment di bawah ya. Terima kasih..

About these ads

6 thoughts on “Tempat makan enak di Meulaboh

  1. waaaah, jadi kangen Meulaboh..dulu rumah saya di lorong kuini..paling sering makan di mie della, sama nongkrong di ujung karang bareng swami..

  2. Udah nyoba mie tangse yang di suak ribee belum?
    Rasanya nendang habis sobb..
    Ada mie kepiting, daging, ayam, udang, bakso bahkan ada mie tempe..
    Penasaran?

Leave a Reply | Ada Komentar? :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s