Constantine dalam film ini diperankan dengan ‘lumayan’ baik oleh Keanu Reeves. Visualisasi gambar yang menarik dan efek-efek makhluk asing juga bagus. Saya tidak sedang ingin mereview film ini. Ada yang mengusik saya setelah film ini berakhir. Bukan, bukan iblis-iblis dalam film itu yang mengusik tapi saya terusik karena film ini menggambarkan tentang malaikat-malaikat yang membangkang dari Tuhan. Sebenarnya ada banyak film Hollywood lainnya yang menceritakan cerita seperti ini. Saya lupa judulnya yang saya tonton sebelum Constantine. Tapi hampir sama saja, Malaikat Gabriel (Jibril) yang iri sama manusia.
Dalam film ini, John Constantine berusaha menebus dosanya karena terkutuk telah melakukan bunuh diri di masa remajanya. Penebusan dosa ini dia lakukan dengan cara mengembalikan iblis-iblis dari neraka yang berusaha menerobos masuk ke dunia manusia.
Ketika John sedang menangani kasus bunuh diri seorang wanita yang kembarannya mati bunuh diri, dia berhadapan dengan Gabriel yang ternyata dalang di balik kasus bunuh diri kembaran wanita tadi. Gabriel (the angel) ingin mengeluarkan Mommon, iblis terkuat di neraka ke bumi untuk menghancurkan manusia supaya terjerumus ke neraka.
Aneh kan? Seolah-olah, Tuhan (dalam film itu) tidak ‘tahu’ dengan konspirasi yang terjadi antara malaikat dan iblis di surga dan neraka. Lalu kenapa pula seorang malaikat harus iri sama manusia? Kenapa pula malaikat punya rasa iri? Ah daripada pusing-pusing mikirin itu, saya mengambil kesimpulan bahwa “ini hanya film (bodoh)”. Terlepas dari semua tanda tanya tadi, film ini lumayan menghibur. Geli sendiri ketika melihat Malaikat Gabriel itu dicopot dari jabatannya menjadi manusia biasa. Hahahaha…Juga visualisasi neraka yang mereka gambarkan seperti sebuah kota mati yang hancur, panas membara dan gersang. Ada pohon yang terbakar, mobil-mobil yang hancur dan berdebu. Ya Allah, saya tidak bisa membayangkan bagaimana neraka yang sebenarnya. Pasti milyaran kali lebih buruk dari yang saya lihat di film.
Semoga kita terjauhkan dari neraka nantinya. Amin…


ehm….. rupanya saudaraku ini, seorang filmaddict rupanya …..
jika kristen itu sesuatu yang benar…..mungkin tuan jesus juga akan menertawakannya ….sama sepertiku
By: mudabentara on 7 July 2008
at 9:47 pm
ehm…ya. Saya memang suka menonton film.
dan saya juga suka tertawa.
By: hananan on 8 July 2008
at 10:39 pm
catchprase nya betul mas: namanya juga film. apalagi constantine diangkat dari komik (graphic novel). sama juga dengan komik Spawn yang diangkat ke film, karakternya sama-sama punya perjanjian dengan alam akhir, juga Ghost Rider (komik juga).
visualisasi tentang neraka nya memang khas dunia barat, tapi tetep aja imajinatif.
aniway, nice point of view. ntar saya link ke blog saya ya?
oops, ampir lupa, kisah Riddicks memang rencananya dibuat trilogi, tapi untuk film ketiga belum ada berita apapun, kapan dan bagaimananya.
By: Ferdy on 9 July 2008
at 8:06 pm
thanks Bang Ferdy. Saya sudah menonton kedua filmnya adn berharap ada trilogy-nya nanti
By: hananan on 17 July 2008
at 2:15 pm