catatan penting yang ga penting

28 Mei 2008 at 10:15 am | In inmymindthatican'tcontrol | 1 Comment
Tags:

Meulaboh -

Labuhan Haji -

Tapak Tuan -

Bireuen -

Banda Aceh -

Sinabang -

Sabang -

Rimo -

Pulau Banyak -

Singkil -

Medan -

Binjai -

Takengon -

apa qe?

27 Mei 2008 at 11:36 am | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, kerja oh kerja | Leave a Comment

Lhokseumawe ya…
boleh boleh..mau mau..
Tapi nanti kalo ada apa-apa terjadi sama aku, kamu yang ngerjain ini semua gantiin aku sementara.
emm…boleh. aku ke lhokseumawe
emanglah ni anak, suka kali jalan-jalan.
iya dong
dasar!
tapi…nantik aku yang gantiin kamu ngerjain kerjaan kamu kalo kamu cuti ato apa gitu?
iya lah!
hah?enggaakkk..ga mau…aku ga mau ke Lhokseumawe…
eh, harus mau. ga ada orang laen..ooo enak aja…siapa lagi yang bisa diharapkan..
huhuuhuhuu…ga mauuuu…
apa ke ga mau!
tapi…
apa tapi tapi…udah pas kita bedua yang pergi..
aku kan umum, bukan spesialis attb.
kan cuma dudok aja nantik
nantik memang dudok aja tapi kan kalo ke cuti ato ga datang ke kantor kan aku yg kerjakan punya ke..
udah resiko..ya iyalah..gantiin aku..
hah..ga mau!
pokoknya liat aja..tanggal 2 ya
seminggu disana?aku cuma dudok aja? anak ke, ke bawa kan?aku boleh gendong2 balita tu aja..
ada neneknya di rumah
alah..neneknya pegi belanja
ga ada.
erghhhhhhhhhhhh…

Me vs Gold

27 Mei 2008 at 10:58 am | In inmymindthatican'tcontrol | Leave a Comment
Tags: ,

Harga emas yang diterbitkan di Koran Harian Serambi Indonesia edisi hari ini adalah 927.130 per mayam emas. Ini menjadi ancaman bagi pria-pria Aceh yang ingin melamar wanitanya sebagai calon istri. Emas, selama ini terus mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi dan bikin jantung berdetak tak beraturan dan mendesirkan darah.

Sebagai pria lajang (jahhhh..) dan tinggal di Aceh tentu saja kenaikan harga emas sangat sensitif artinya. Emas naik berarti harga mahar untuk bakal melamar un ikut naik! Semakin tinggi.
Aku jadi gamang untuk menikahi wanita Aceh. Tabungan yang selama ini terus aku timbun untuk segala keperluan itu menjadi semakin kecil nilainya untuk bisa membeli 10 atau 16 mayam emas. Terus gimana kalo harga emas terus naik di tahun-tahun mendatang? Kapan kawinnya dong? Ga mungkin kredit kan?

Hmphhh…

Hei…Tadi di kantor ada yang ngajakin aku beli tanah seharga 8 juta ukuran 22 x 11. Dengan DP 1.8juta dan boleh nyicil 500ribu setiap bulan! Hmm…beli ga ya? Bagusnya aku liat dulu kali ya lokasinya…Oke, besok aku akan kesana untuk liat lokasi tanahnya dan kalau cocok aku ambil aja..Wah…Keren.. kan udah bisa beli tanah semuda ini dengan uang sendiri pula. Tapi…gimana dengan skripsimu, Han?
Damn! Skripsi juga butuh dana yang ga kecil. Aduh..aku harus pilih yang mana ya?

Somebody help me, please…..

take time to realize

26 Mei 2008 at 10:15 am | In inmymindthatican'tcontrol, shout out | 1 Comment
Tags:

lebih dari enam malah. mungkin ratusan bahkan ribuan kali menyadari.

six times. penyadaran lewat konsekuensi terhadap hal-hal yang terjadi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. namun kesadaran-kesadaran yang kualami hanya menimbulkan gejolak penyesalan yang kemudian terulang kembali dan menyebabkan penyesalan lainnya. kesadaran itu sia-sia saja. menguras air mata dan waktu tanpa tindakan ke arah yang lebih baik.

take time? ya. tapi tetap saja kalau semua itu ga gampang. menjadi ga semudah yang diharapkan. berkali-kali berusaha kabur dari kenyataan lewat jalan pintas dan aku merasa permasalahan itu sudah terkubur dalam. tapi kemudian hal itu malah menghantui. aku jadi ketakutan sendiri dan merasa bersalah dan insomnia.

leganya, hantu-hantu itu datang meminta pertanggungjawaban agar permasalahan mereka bisa segera diselesaikan. ketakutan membuatku bekerja lebih keras mencari penyelesaian sendiri.

wah. ingin sekali ku berteriak “sempurnaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”

it’s a perfect life! begitu katanya. begitu juga kataku. masalah adalah salah satu bagian dari kesempurnaan hidup. begitu pikirku.

ketika semua hubunganku dengan beberapa manusia bisa dikatakan aneh dan gagal, aku masih berharap bisa bercerita banyak kepada mereka. tapi apa pedulinya denganku. siapa yang mau mendengarkan. siapa yang sudi.

tak perlu itu semua. tak perlu kau lagi, rahman! begitu lah kiranya yang mereka katakan dari tatapan mata yang tajam dan menusuk jantung. seolah mereka menambahkan : siapa pula kau yang perlu didengarkan dan apa kepentinganmu dengan kami. tak perlu kau bahkan bayanganmu sekalipun. seharusnya kau sadar dan enyah dan jangan pula kau bersms lagi. muak aku.

watdefak…

aku juga tak butuh kau, manusia sombong keparat! munafik. what friends are for? bullshit!

take your time to realize, sir.

Lelah

26 Mei 2008 at 6:47 am | In friendship, inmymindthatican'tcontrol | Leave a Comment
Tags:

Ga tau lah apa yang sedang terjadi. Aku tiba-tiba jadi muak dengan sikap mereka. Seolah terasadarkan dari pengaruh hipnotis yang selama ini membuatku patuh dengan permintaan-permintaan mereka. Lalu aku merasa sangat bodoh, dungu, tolol, idiot! Erghhhhh…

Aku lelah dengan sikapku sendiri. Jenuh karena selalu berada dalam posisi seperti ini. Jenuh terus memerankan tokoh sebagai orang baik-baik. Merasa dimanfaatkan dan dibodohi. Aku harus berkorban begitu besar untuk arti sebuah hubungan yang akhirnya membuatku bingung tentang arti dari hubungan tersebut.

Apa memang harus seperti ini? Mereka datang dan pergi? Apakah tugasku hanya berdiri atau duduk disana dan mendengarkan mereka? Bagaimana jika aku digusur dari sana dan tak bolehkah aku mendatangi mereka seperti selama ini yang mereka lakukan padaku? Mengapa mereka tak pernah mau sekalipun untuk menemuiku ketika aku membutuhkan mereka? Dimana mereka?  Kemana kalian?

Ah…Percuma bertanya jika jawabannya selalu dijawab oleh sisi protagonisku.

Love and Respect

26 Mei 2008 at 6:18 am | In film, inmymindthatican'tcontrol | Leave a Comment
Tags:

Mengutip dari lirik sebuah lagu; jatuh cinta berjuta rasanya. Setuju ya? Mungkin semua orang pernah merasakan ini dan rasanya juga berefek beda di setiap orang yang mengalaminya.

Film yang aku saksikan semalam menggambarkan perasaan orang-orang yang berada dalam pengaruh cinta itu tadi. Tapi dalam film ini lebih memperlihatkan rasa sakit, penolakan dan cinta dengan penantian tanpa akhir.

Hah, betapa cinta mampu membuat orang begitu menyedihkan. Pathetic kata orang inggris. Aku pun sendiri juga pernah merasakan betapa jatuh cinta itu begitu menyakitkan, tak berpengharapan dan nyaris putus asa karena ditolak. Saat ini ingin sekali aku tertawa mengingat kembali masa-masa paling menyedihkan dan memalukan pada saat itu. Ah, tentu saja aku ga mau ketawa karena itu akan membuatku benar-benar seperti a looser. Hahah!!

Mengingat kembali pada dua film yang ku tonton dengan penuh perjuangan di tengah gempuran nyamuk-nyamuk bangsat semalam.

Film pertama adalah drama Korea yang judulnya Elephant on a Bike. Film yang lumayan menyentuh tapi sayangnya pada film ini tidak menjelaskan lagi bagaimana kisah cinta antara tokoh utamanya dengan seorang guru TK yang ternyata adalah temannya waktu SD dulu berlanjut.

Film ini juga bercerita tentang seorang Anak dan Ayahnya yang sangat mencintainya. Sungguh cerita yang memukau. Sebuah janji yang ditepati walaupun baru menyadarinya setelah sang ayah meninggal. Dan yang paling menyedihkan adalah anak-anaknya kurang respect kepadanya.

Di antara kedua orang tua kita, mungkin kebanyakan kita lebih respect kepada sosok Ibu. Karena cinta ibu sepanjang jalan dan cinta ayah hanya sepanjang umurnya saja? Tidak, aku yakin tidak. Cinta antara Ayah dan Ibu kepada anak-anaknya mungkin memang ada perbedaan. Tapi Ayah mencintai anak-anaknya dengan cara yang berbeda dari Ibu, Ayah mencintai dengan sekuat tenaganya dan rela memberikan yang terbaik bagi mereka sekalipun harus mempertaruhkan harga dirinya bahkan hidupnya.
Ayah mencintaiku dengan caranya sendiri yang kadang kala susah untuk kami mengerti.

Love & respect. Dulunya aku tak peduli dengan cinta. Dan kini pun itu hanya harapan untuk dapat mencintai cinta. Sekalipun begitu, aku berharap masih ada perasaan lain yang dapat kuberikan ke orang lain.

Lagi, BBM naik..

24 Mei 2008 at 8:09 am | In shout out | 1 Comment
Tags:

Ketika sampai di Takengon sekitar jam 10 pagi. Masih terasa dingin tapi matahari bersinar sangat cerah dan ga mampu menghalau udara dingin ini.

Ada dua bangunan yang muncul di benakku ketika itu. Yaitu galon bensin dan penginapan. Aku langsung dapat menemukan galon bensin tapi kosong dan tertulis di karton kecil “BENSIN HABIS”. Oke, ga masalah. Aku pikir bensin di motorku masih cukup untuk jalan-jalan seharian. Lagipula aku masih punya seliter bensin di bagasi motor sebagai cadangan.

Lalu aku menemukan penginapan murah dengan tarif IDR 35.000 permalamnya. Istirahat sebentar lalu aku memutuskan untuk jalan-jalan.

Oke, kembali ke permasalahan. Harga BBM naik. Penting ni…Gara-gara harganya akan dinaikkan menjadikan Bensin jadi langka dan harganya jadi 8.000 perliter di kios pengecer. Ini harga di Takengon. Mau ga mau harus beli juga kan?Aku takut aja kalo nantinya aku ga bisa pulang gara-gara nunggu bensin di galon bensin yang malamnya langsung dipadati mobil dengan antrian tepanjang yang pernah aku liat.

Lalu harga BBM pun benar-benar jadi naik dengan harga IDR 6.000 perliternya hari ini. Kasian yang demo, mereka ga mendapatkan hasil-hasil apapun.

Aku sih setuju-setuju aja dengan tindakkan mereka dengan mendemo pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM. Tapi, secara logika ku yang pendek ini (heheh) ga mungkin deh pemerintah tidak menaikkan harga BBM. Udah jelas-jelas harga BBM dunia naik!!

Aku ulang sekali lagi deh.. HARGA BBM DUNIA NAIK!

Kalo harga BBM Dunia ga naik, aku yakin pemerintah ga akan menaikkan ini. Aku juga yakin ini bukan keinginan Presiden dan para ahli ekomoni untuk menaikkan BBM jadi MMAAHHHHALLLL!!! (niru gaya Ruben Onsu :p)

Heran kenapa para ahli/pengamat politik jadi kayak orang kebakaran jenggot dengan kenaikkan harga BBM ini. Apa mereka ga ngerti dengan kenaikan harga BBM dunia akan mempengaruhi harga BBM di Tanah Air? Hello?

Aku juga ga ngerti kenapa mereka ga ngerti. Dan sepertinya sih mereka juga ga ngerti kenapa aku ngerti. Halah! Bingung!

Heran juga, begitu banyak para ahli ekonomi di Indonesia tapi ga mampu memberikan solusi terbaik untuk negeri ini. Suara mereka lantang mengkritik pemerintah dan cenderung menjatuhkan orang lain dengan kritikkan-kritikkannya itu.

Pemerintah kan ga selamanya salah. Jangan salahin terus lah. Kalo pun salah ya kita juga ga punya kekuatan untuk mengkoreksi. Tapi kenapa ga mulai berpikir untuk mengkoreksi diri sendiri dan berikan yang terbaik buat negeri ini dengan membantu mengurangi beban pemerintah seperti menanggulangi pengangguran, memberikan pendidikan untuk anak-anak yang ga mampu sekolah. Semua itu bukan hanya tugas pemerintah kan? Tugas kita bersama tuh..Emang sih gampang buat ngomong doang kayak para kritikus politik itu.

Hm…Kenapa ga mulai dari diri sendiri aja dulu. Baru deh kita berorientasi keluar mengembangkan sayap untuk orang lain.

Duhh..Mulia sekali kan?

(hehehhe..pinter ya aku ngomongnya..thanks to Ampon Nagan)

Belok kanan, Takengon!

24 Mei 2008 at 7:14 am | In enjoY, inmymindthatican'tcontrol, liburan | 2 Comments
Tags:

Takengon

20 Mei 2008

Takengon. Ini merupakan perjalanan panjangku yang kedua kalinya setelah Pulau Banyak (Aceh Singkil) beberapa bulan lalu.

Ini juga menjadi perjalanan yang paling berani aku lakukan karena mengendarai motor dengan rute dari Meulaboh – Banda Aceh – Bireuen lalu sampai di Takengon yang aku lakuin sendirian. Aku hanya ditemani oleh seorang anak laki-laki berumur 15 tahun yang menumpang naik dari Gunung Aneuk Manyak ke Geumpang. Itu hanya kurang dari satu jam perjalanan. Cukup membantu sih, ada yang memanggul backpack. Thanks to Ijoel.

Aku masih saja merasa takjub dengan apa yang sudah aku lalui. Melewati beberapa Kabupaten yang sebelumnya hanya dapat kubaca namanya di koran.

Ga terhitung berapa kilometer yang sudah terlewati. Semuanya seperti..a miracle? Aku ga tau gimana mengungkapkan perasaan ini. Ga ada kata-kata yang bisa mengekspresikannya.

Berada di bagian provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang paling tengah tercinta ini, aku merasa..hmm..apa ya kata-kata yang cocok?

Unbelievable? Yap!

Aku masih percaya ga percaya kalo aku sudah berada di sini melihat kota Takengon, danau Laut Tawar, Gua Putri Pukes dan patungnya yang melegenda itu, jadi timbul tanda tanya : “ih, aku di Takengon? Gila ya?!” Tapi..Sebenarnya bukan hanya karena terpesona dengan keindahan alam kota dingin ini namun juga karena perjalanan yang aku tempuh dan energi yang aku keluarkan untuk itu. Semuanya benar-benar luar biasa, amazing! Backpakcing pertamaku dengan motor dan melintasi gunung-gunung, jalanan berkerikil yang sangat berbahaya, lintasan yang curam dan tajam, beberapa kali nyaris kecelakaan, dan aku melewati berbagai hal-hal lainnya tanpa ada yang menemani. Aku sendirian dan hanya bertemankan Peta Aceh, HP, ransel yang segede hantu, dan motorku yang paling setia pastinya. Fuhh..

Mungkin ini terlalu berlebihan bagi orang lain ya. Tapi buat aku perjalanan ini, momen ini merupakan salah satu perubahan dan gerakkan terbesar dalam hidup aku. Perjalanan seorang diri menuju daratan tinggi Aceh yang sekalipun belum pernah ku injakkan kakiku di sana adalah tindakan paling berani dan ternekad. Aku sendiri masih heran dari mana datangnya keberanian itu dan kenapa baru muncul sekarang?

Hm..Bisa jadi karena terinspirasi dari novel Traveler’s Tale dan Edensor (Andrea Hirata). Tapi kesukaanku untuk backpacking diawali ketika ada urusan dinas akhir tahun 2006 lalu ke Pulau Simelue (Sinabang) dan akhirnya aku sangat antusias ketika diberangkatkan lagi. Ternyata bepergian itu sangat nikmat sekali. Luar biasa serunya. Itulah awal aku menjadi cinta backpacking.

Lain waktu aku ingin kembali lagi ke Takengon dan ingin mengeksplore beberapa tempat lainnya yang belum sempat aku liat. Seperti Loyang Koro dan pemandian air panas. Sebenarnya sih bisa aja aku ke tempat-tempat itu, tapi gara-gara kenaikan harga BBM yang menyebabkan kelangkaan Bensin di sana membuat aku harus menyudahi perjalananku. Tapi next time, aku akan kesana lagi dan merasakan sisi hangat dari Takengon.

Aku berharap, aku punya kesempatan lagi untuk mengunjungi kabupaten-kabupaten Aceh lainnya seperti Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Aku mau mengucapkan terima kasih banyak kepada Al dengan foto-foto Takengon yang membuat aku
mengambil keputusan dengan melakukan perjalanan ini. Untuk Dika untuk semua mimpi-mimpi itu, Husni untuk malam yang menyenangkan, Iwan untuk saran-sarannya, Amet untuk informasi pentingnya, Ijoel (hope to see you again), seseorang yang aku ga tau namanya di Bireuen untuk our last conversation, untuk Yuli juga…makasih ya Buk..semoga aja kalian membaca ini atau ada orang lain yang membacakan..Terima kasih untuk semuanyaaa….

Tunggu perjalananku selanjutnya ya..Tetap standby di pos masing-masing..i love you guys..

Untuk foto-foto, silahkan buka di situs ini : http://citrarahman.multiply.com/

Burger enak di depan Kantor Demokrat

16 Mei 2008 at 11:20 am | In inmymindthatican'tcontrol | Leave a Comment
Tags:

Ga tau gimana mereka bisa membuat burger enak seperti itu. Padahalkan sama aja dengan yang lain. Apa mungkin karena ada mayonesnya makanya jadi berasa beda dengan burger yang dijual di tempat lain? Mungkin kali ya? Soalnya di beberapa tempat kayaknya ga ada yang pake mayones.

Hm..Semalam perutku sampai keroncongan menahan lapar. Di rumah juga ga ada makanan yang mampu menggugah selera. Alternatifnya kalo begini ya makan di luar. Dan Burger Demokrat (aku ga ingat namanya apa) langsung muncul di kepala.

Hm…Yummy…

Mau coba? Langsung aja cobain di depan kantor Demokrat di Jalan Nasional itu. Harga standar aja enam ribu rupiah.

Stupid Mistakes

16 Mei 2008 at 10:59 am | In inmymindthatican'tcontrol | Leave a Comment
Tags:

Ketakutan dan penyesalan campur aduk ketika aku melakukan suatau kesalahan besar ditambah lagi dengan adanya kemungkin melanggar hukum. Tapi semua kesalahan itu aku lakukan juga beralasan. Membantu kawan yang sedang membutuhkan. Aku rasa bantuan yang aku berikan itu bernilai positif. Tapi tetap aja salah! Mereka bilang aku melakukan kesalahan besar. Dan kawan-kawanku yang mengetahui hal itu mengaku geram dengan tindakkan bodohku itu. Tapi apa yang harus aku lakukan? Semuanya sudah terlanjur. Lalu aku pun pasrah dengan konsekuensi yang akan mungkin aku terima karena kebodohan-kebodohan itu, kesalahan bodoh itu.

Itu kesalahan paling fatal yang pernah aku lakukan. Dan please jangan tanya apa yang telah aku lakukan itu.

Kesalahan dan kebodohan kedua yang diakibatkan karena kecerobohanku. Apa yang harus aku perbuat kalau aku sangat pelupa? Aku lupa mematikan lilin ketika ke kamar mandi dan menaruhnya di atas bak mandi yang terbuat dari fiber. Dan aku menerima laporan kebakaran kecil yang menghanguskan bak mandi besok paginya dari Ayah dan aku sama sekali ga ingat kalau malam itu aku yang menyalakan lilin di bak mandi. Ya Tuhan. Untung ada yang mematikan api yang membakar fiber itu. Kalau tidak…

Buku-buku itu

13 Mei 2008 at 11:51 am | In laskar pelangi | 1 Comment
Tags: ,

Tiga dari empat novel karangan Andrea Hirata itu akhirnya selesai juga aku baca. Sungguh novel-novel yang menginspirasi.

Aku jadi berani untuk bermimpi lagi. Mimpi-mimpi lama yang sudah lama tersimpan dan aku gudangkan, aku gantung lagi di kait tertinggi di hati. Kuikat pake tali paling kuat dan tahan lama. Supaya awet tergantung terus di situ walopun lama nantinya terwujud atau bahkan enggak sama sekali.

Laskar Pelangi

Novel pertama ini membuat aku menangis mengingat masa kecilku. Aku bisa merasakan bagaimana sulitnya hidup seperti mereka sekalipun aku ga pernah benar-benar mengalami hal yang mereka rasakan. Ga semuanya sih. Tapi kerasa sekali.

Aku masih ingat serunya duduk sambil ditarik diatas pelepah pinang. Hujan-hujanan dan berpanas-panasan di tengah terik matahari.

Sang Pemimpi

Novel yang juga mampu membius aku dengan kisah-kisah menarik di dalamnya. Membuatku ngakak dan sekaligus meneteskan air mata.

Edensor

Novel ketiga ini juga sama dengan kedua novel sebelumnya. Bikin ngakak dan nangis. Mimpi-mimpi yang sudah tergantung dengan anggun di dalam hatiku makin menggeliat kencang bahkan setelah aku selesai membacanya. Seperti sebuah kerinduan pada kekasih yang sudah lama sekali terpendam dan buncah di dalam dada. Tapi tak kunjung berjumpa dan saling melepas rindu.

Mimpi. Luar biasa. Aku jadi penasaran menunggu bukunya terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi itu yang menurut blog resmi Andrea Hirata akan terbit pada bulan September 2008 nanti. Aku juga ga sabar nunggu filmnya. Semoga susuai dengan harapan deh.

Semoga nanti bisa dipercepat jadwal terbitnya. Amin.

12 Mei 2008 at 11:49 am | In inmymindthatican'tcontrol, kebodohanku | 2 Comments
Tags:

Jam 3.45 kemarin. Hari minggu tanggal 11 Mei 2008!!
Wuih..gila..krang kring hape ku berdering keras di kuping ku. Sontak aku terbangun dan di layar hape : Wita Mindasari calling…

“halo kak..”
“dek, cepat ke kampus..udah masok ni..cepat ya..”

Buset..kan belun jam 4.15. Kenapa tu dosen cepat sekali masuknya? Buru-buru aku pake kaos dan pake sepatu. Nemu pulpen di meja kerja ayah langsung aku masukkin ke kantong dan bergegas ke kampus naik motor. Parahnya, aku belum sempat cuci muka dan menyisir rambut! Sampainya di kampus semua mata melihat aku. Tapi aku cuek aja langsung nyelonong ke kelas. Dosennya lagi duduk di depan.

Hiks..aku ga punya catatan sedikitpun dan hari itu adalah miterm. Ujian??ow yeah..insting mahasiswa Meulaboh tetap berjalan sekalipun semester ini aku ga pernah kuliah sekalipun. Hehehe. Duduk manis di samping Kak Bet dan…hehh..Ibu dosen malah nanya “Catatannya mana? atau ga punya catatan?”
Kebiasaan aku kalo bangun tidur adalah gagap! Dan aku lupa aku menjawab apa waktu itu. Maklum, pelupa. Sebagai anak yang baik, aku menjawab dengan jujur semua pertanyaan Bu Nova.

Copy Paste juga berlaku ketika ujian kayak gini di sekolah tinggi kami yang tercinta itu. Huahahahaha..Lirik ke kanan liat jawaban teman sebelah semua jawaban tersedia, cuma perlu nambahin dikit sebagai penjelasan.

Wuuhhh..kuliah macam apa ini? huehehehehe..nakdo jaleh..

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.