Inmymindthatican’tcontrol

28 Februari 2008 at 9:23 am | In inmymindthatican'tcontrol, liburan, silat | 1 Comment

Bayangan akan bepergian jauh dengan mini bus ke Singkil dan naik boat ke Pulau Banyak lalu menikmati indahnya pantai di Pulau Balai terus menghantuiku selama beberapa hari ini. Membuatku demam dan keinginan untuk segera mengepak pakaian ke ransel terus menggebu. Aku selalu mengepalkan tinjuku tiap kali mengingat rencana ini. Bahkan keinginan untuk berteriakpun hampir tak tertahankan! Hanya suara geraman yang keluar di antara gerahang yang mengatup kaku.

Aku sudah membicarakan rencanaku ini pada keluargaku dan mereka (Alhamdulillah) oke-oke saja, bahkan kakakku juga ingin sekali ikut. Ayah, yang biasanya selalu cuek dengan ide-ideku kali ini mensupportku dengan mengenalkanku salah seorang teman akrabnya yang tinggal di Pulau Balai.

Aku akan mempersiapkan beberapa hal (penting) lagi sebelum aku kesana. Pastinya aku harus punya kamera digital untuk mengabadikan moment-moment penting selama perjalanan dan ketika berada disana. Sebuah carrier, obat-obatan dan mungkin makanan, karena kawanku bilang kalau di pulau susah cari makanan. Dan yang paling penting dari itu semua adalah dana. So pasti…Ini yang paling utama yang harus tersedia. Semoga tabunganku cukup untuk pulang dan pergi.

_____________________________

Kejuaraan Daerah sudah semakin dekat. Aku ragu harus ikut atau tidak. Karena dari awal niatku ikut Silat hanya untuk berolahraga bukan untuk berkompetisi. Seleksi akan diadakan tanggal 1 Maret nanti di SD 26, jadi 3 hari lagi.
Kemarin aku menimbang berat badan, beratku naik dari terakhir kali timbang seberat 56.8 kg menjadi 58 kg. Dengan berat badan 58 kg berarti aku masuk ke kelas C yang nantinya akan melawan pesilat-pesilat senior. Salah satu dari mereka juga merupakan atlit tinju. Selain itu, selama hampir 2 tahun aku ikut latihan, terhitung hanya pernah sparing sebanyak dua kali! Pengalaman bertandingku bisa dikatakan tidak ada sama sekali. Lagi pula kondisi kakiku juga belum begitu pulih. Tapi aku berpikir itu hanya alasanku saja untuk tidak ikut. Bukannya para seniorku itu dulunya juga bertanding melawan para senior mereka sebelum aku?

Oh..Pengecut. Keinginan untuk tidak ikut malah lebih besar. Tapi aku ingin ikut. Ya, hanya ingin.
Seperti orang yang sedang ngedan, aku berharap rasa ingin tadi bisa mengalahkan rasa tidak ingin itu..

______________________________

Sampai disini dulu..reminder di HP dari tadi terus mengingatkanku jadwal latihan yang terus saja aku snooze.

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.