02.12.08

You are all everything for me…

Ditulis dalam friendship, my friendster pada 6:32 am oleh Citra Rahman

Di suatu sore yang dingin aku duduk memegang Nokia 6630 dan mata terus tertuju ke layar dan membaca pesan-pesan yang dikirimkan oleh seorang teman via Yahoo Messenger. Abil, seorang teman yang aku kenal secara kebetulan ketika chatting. Abil tinggal di sebuah kecamatan terpencil di atas Tapak Tuan. Dia mengirimkan sms dan mengajakku online.

Dia bercerita betapa kesepiannya dia di rantau sana. Hanya melalui media seperti Yahoo Messenger dan friendster yang membuat dia bisa menikmati kehidupan disana dan berkomunikasi dengan  teman-temannya.

Abil : Setiap kali baca testi dari teman-teman, Abil merasa selalu dekat dan exist aja. Senang bisa kenal kalian dari sejauh ini. Senang kenal teman-teman fs yg bukan atas dasar apapun. Tiap kali merasa kesepian Abil selalu buka fs. Dari pada hidup penuh materi dengan ketidakbahagian dan tanpa seorang sahabatpun, aku lebih memilih hidup seadanya tapi selalu bahagia dan dekat dengan sahabat-sahabatku dan keluarga. Aku lebih memilih 1 hari bersama orang-orang terdekat aku daripada 1 tahun bersama kawan biasa. Semua teman di fs adalah teman-teman dekat yang selalu berkomunikas begini.

Abil betul-betul merasa kesepian ketika dia merasa jauh dari teman-temannya, (setetes air mata bergulir dari matanya). Merasa kehilangan kebahagiannya untuk berkumpul dengan teman-temannya dan keluarga, ketika hari libur dia merasa terpenjara di kota kecil dan sepi itu. Dan selama ini dia tetap berusaha bertahan disana dan sedikit berbahagia dengan berkirim testi ke teman-teman di fs. Yang membuatnya selalu tersenyum.

Aku mungkin juga akan merasakan hal demikian jika berada dalam posisi dia. Berada di lingkungan yang asing dengan kultur budaya yang berbeda. Juga pergaulan yang berbeda.  Jauh dari keluarga dan teman. Tidak ada internet, tidak ada hiburan lain selain komputer dan handphone.

Apalagi sekarang, friendster, blog, email dan chatting di mig33 sudah menjadi bagian dari hidupku. Aku merasa ada yang kurang jika dalam sehari saja tidak membuka friendster atau tidak melihat siapa-siapa saja yang sedang online di mig33 atau di YM.

Seperti Abil. Aku juga merasa sangat senang dan merasa seperti “berasa lepas” ketika membaca setiap testi baru dari teman-teman. Lucu atau enggak aku pasti ketawa, senyum, kadang terharu, beberapa kali sempat berkaca-kaca membaca itu semua, begitu bernilai ini semua. Banyak hal yang hilang dan aku tidak mau kehilangan mereka yang mampu membuat aku tersenyum.

Aku : You are all everything for me..even you said that you are an ordinary man..

Abil : :) thank you.. :)

1 Komentar »

  1. Abil-waktu dulu berkata,

    Terharu…
    Terima kasih Citra..


Tinggalkan sebuah Komentar